Peringatan Keras Buat Menteri Ida Soal Wacana Revisi Permenaker JHT: Jangan Akal-akalan Lagi!

Peringatan Keras Buat Menteri Ida Soal Wacana Revisi Permenaker JHT: Jangan Akal-akalan Lagi! Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Presiden Partai Buruh Said Iqbal memberikan tanggapan soal rencana revisi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022  tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Jaminan Hari Tua (JHT).

Dia meminta revisi yang dilakukan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah adalah kembali memberlakukan Permenaker 19 tahun 2021.

Baca Juga: Wayang Khalid Basalamah Godain Cewek Sampai Nawar-nawar Harga, Murid Tertua Rizieq Mendidih: Si Miftah Tempatnya di Neraka Jahanam!

"Jangan main akalan-akalan lagi terhadap revisi. Yang dimaksud revisi adalah mencabut Permenaker 2 tahun 2022 dan mengembalikan berlakunya Permenaker 19 tahun 2015," kata Iqbal dalam konferensi pers yang digelar secara virtual, Selasa (22/2/2022).

Dia menegaskan banwa yang menjadi harapan seluruh pekerja atau buruh saat ini adalah Permenaker Nomor 19 Tahun 2015 kembali diberlakukan. Sebab, mereka bisa langsung mencairkan JHT yang merupakan haknya jika terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

Sementara dalam Permenaker Nomor 2/2022 disebutkan pencairan JHT bisa dilakukan sebelum masa pensiun hanya sebesar 30 persen dengan syarat. Sedangkan untuk pencairan saldo JHT secara penuh, hanya dapat dilakukan saat peserta mencapai usia 56 tahun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

"Ini mengatur bilamana buruh, pekerja, pegawai, karyawan ter-PHK langsung bisa mencairkan JHT paling lama menunggu satu bulan setelah PHK tersebut. Jadi sekali lagi partai buruh dan serikat buruh mendesak ini," paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Said juga mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo yang mendengar aspirasi dari rakyat terkait dengan JHT. Sebelumnya, Jokowi menginstruksikan jajarannya merevisi Permenaker Nomor 22 tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran JHT.

Baca Juga: Sindir Pemerintah Soal Krisis Minyak Goreng, Nicho Silalahi: Anak Pak Lurah Hanya Jualan Pisang Goreng dan Es Doger Diguyur Rp71 M

“Jangan main-main lagi, apa yang susah, cukup dikeluarkan satu permenaker baru nomor sekian, hanya dua isinya. Nomor satu menyatakan permenaker 2 tahun 2022 secara keseluruhan tidak berlaku. Nomor dua menyatakan berlakunya kembali Permenaker Nomor 19 Tahun 2015, cukup sampai situ, kami cukup khawatir dengan sikap Menaker dan Menko Perekonomian yang bertahan dengan sikapnya,” ungkap Said.

Lihat Sumber Artikel di Akurat Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Akurat.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover