Menag Yaqut Bandingkan Toa Masjid Dengan Gonggongan Anjing, Roy Suryo: Apakah Layak?

Menag Yaqut Bandingkan Toa Masjid Dengan Gonggongan Anjing, Roy Suryo: Apakah Layak? Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Pakar Telematika Roy Suryo turut menanggapi terkait pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut yang membandingkan antara suara toa masjid dengan gonggongan anjing. 

Pernyataan tersebut berhubungan dengan Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2022 mengenai pedoman penggunaan pengeras suara di masjid dan musala. 

Gus Yaqut mengatakan membuat pedoman tersebut agar hubungan antarumat menjadi lebih harmonis.

Terkait hal tersebut Roy Suryo pun ikut menanggapi, ia awalnya hanya mengira media membuat clickbait di judul. Namun, ternyata tidak.

“Tadinya sempat saya kira ini hanya "clickbait" media (utk mendapat perhatian saja),” cuitan Roy Suryo dalam akun Twitter @KRMTRoySuryo2 pada Rabu (23/2/2022) yang dilansir Populis.id.

Ia mempertanyakan apakah layak seorang muadzin yang mengumandangkan Adzan untuk panggilan solat, dibandingkan dengan suara gonggongan anjing.

 “Apakah layak suara Muadzin -yg mengumandangkan Adzan, panggilan Sholat- dibandingkan dgn Gonggongan Anjing ? AMBYAR,” ujarnya lagi melalui akun Twitter.

Baca Juga: Waduh! Bandingkan Toa Masjid Dengan Gonggongan Anjing, Ketua MUI Cholil Nafis Beri Sindiran Menohok ke Yaqut

Diketahui, Gus Yaqut menyebut pengaturan penggunaan pengeras suara di masjid, selain bertujuan agar hubungan antarumat beragama lebih harmonis, juga untuk meningkatkan manfaat dan mengurangi hal yang tidak bermanfaat, sebab di daerah di Indonesia yang mayoritas Muslim, hampir di setiap 100-200 meter terdapat masjid atau musala.

Baca Juga: Menohok! Bandingkan Toa Masjid dengan Gonggongan Anjing, Fadli Zon Sentil Yaqut: Cari Masalah! Urus Haji dan Umrah Gak Becus!

Baca Juga: Bandingkan TOA Masjid Dengan Anjing Menggonggong, Menag Yaqut: Harus Kita Atur!

"Kita bayangkan, saya Muslim saya hidup di lingkungan nonmuslim, kemudian rumah ibadah mereka membunyikan toa sehari lima kali dengan keras secara bersamaan, itu rasanya bagaimana?" ucap Gus Yaqut di Pekanbaru, Rabu (23/2/2022).

"Contohnya lagi, misalkan tetangga kita kiri kanan depan belakang pelihara anjing semua, misalnya menggonggong di waktu yang bersamaan, kita terganggu tidak? Artinya semua suara-suara harus kita atur agar tidak menjadi gangguan," ujarnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover