Bikin Geger Jagat Politik! Cak Imin Usul Pemilu Diundur 2 Tahun

Bikin Geger Jagat Politik! Cak Imin Usul Pemilu Diundur 2 Tahun Kredit Foto: Cak Imin/twitter

Tak ada angin, tak ada hujan, Muhaimin Iskandar tiba-tiba sampaikan usul. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu usul, Pemilu yang sudah disepakati DPR, Pemerintah dan KPU digelar 14 Februari 2024, diundur setahun atau dua tahun. Sontak saja, usul politisi yang populer disapa Imin ini, bikin geger jagat politik.

Sebenarnya, usulan agar Pemilu 2024 dimundurkan jadwalnya, bukanlah yang pertama muncul. Sebelum Imin, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia pernah melontarkan usulan jabatan Presiden yang harusnya habis Oktober 2024, diperpanjang sampai 2027.

Usulan Bahlil itu, menuai banyak protes. Kalangan parpol, akademisi hingga Istana sendiri, menolak gagasan Bahlil. Wacana yang ditiupkan Bahlil itu, akhirnya dianggap tutup buku, setelah DPR bersama KPU dan Pemerintah menyepakati hari pencoblosan Pemilu 2024 jatuh di Hari Valentine, 14 Februari.

Nah, di saat situasi politik soal jadwal Pemilu sudah adem dan wacana perpanjangan masa jabatan presiden hilang, Imin muncul dengan wacana penundaan Pemilu. Wakil Ketua DPR itu mengaku, usulannya ini bukanlah mengada-ada atau berasal dari dirinya sendiri. Usulan itu didapatnya setelah mendengarkan masukan dari para pelaku UMKM dan analis ekonomi yang digelar di Ruang Delegasi Gedung DPR, kemarin.

Baca Juga: Cak Imin Usulkan Pemilu 2024 Ditunda, Hasto PDIP: Nggak Ada Sama Sekali Ruang Penundaan!

Baca Juga: Menohok! Usulkan Pemilu 2024 Ditunda, Pakar Otda Sentil Cak Imin: Berani Tanggungjawab Kalau Ada Kisruh Nasional?

“Saya mengusulkan Pemilu 2024 ditunda satu atau dua tahun. Usulan ini nanti akan saya sampaikan ke pimpinan-pimpinan partai dan presiden,” ujar Imin, lewat keterangan tertulis, kemarin (23/2/2022).

Eks Menakertrans itu mengungkapkan, setidaknya ada tiga alasan kenapa Pemilu 2024 mesti ditunda satu atau dua tahun. Pertama, agar momentum perbaikan ekonomi saat ini tidak hilang. Dari pertemuannya dengan para pelaku usaha, Imin mendapatkan curhat soal kondisi ekonomi yang sedang dalam masa pemulihan.

Pandemi Corona yang berlangsung hampir 3 tahun ini, benar-benar memukul pelaku usaha. Kondisi perekonomian yang baru mau pulih ini, kata dia, bakal terganggu dengan adanya pesta politik.

“Selama ini, Pemilu kerap menyebabkan stagnasi ekonomi, karena para pengusaha akan memilih sikap menunggu atau wait and see,” jelasnya.

Alasan kedua, yakni transisi kekuasaan akan menyebabkan ketidakpastian ekonomi. Sedangkan yang terakhir, Imin mengatakan, Pemilu dinilai berpotensi menimbulkan konflik di kalangan masyarakat.

Tiga kondisi ini, ujar dia, tidak baik untuk momentum perbaikan ekonomi. Sehingga, ia mengusulkan agar Pemilu 2024 ditunda. “Ini usulan saya dan akan saya sampaikan ke Pak Presiden. Apakah bisa? Ya, nanti kita lihat saja, apakah mungkin bisa diundur atau tidak,” ujarnya.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Rakyat Merdeka.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover