Nggak Ada Angin Nggak Ada Hujan, Giring PSI Tetiba Ngaku Ogah Nyapres, Ya Sudahlah Anggap Saja Hiburan di Tengah Pandemi!

Nggak Ada Angin Nggak Ada Hujan, Giring PSI Tetiba Ngaku Ogah Nyapres, Ya Sudahlah Anggap Saja Hiburan di  Tengah Pandemi! Kredit Foto: GenPI

Ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha kembali menyedot perhatian publik setelah dirinya mendadak  mengaku ogah mencalonkan diri pada  Pilpres 2024 mendatang.

Sebelum-sebelumnya mantan vokalis Nidji itu memang paling getol memproklamirkan diri sebagai salah  satu calon presiden pada hajatan pesta demokrasi lima tahunan itu, bahkan spanduk dirinya mau mencalonkan diri di Pilpres 2024 sempat berseliweran di sejumlah tempat.

Baca Juga: Ketum PSI Giring Ganesha Mundur dari Capres 2024, Jubir PAN: Akhirnya Sadar, Selama Ini Cuma Badut Politik

Terkait hal ini, Pengamat Politik Ujang Komarudin mengatakan, Giring yang tiba - tiba menyatakan mundur dari bursa Pilpres 2024 ini bukan sesuatu yang aneh. Hal ini sudah diprediksi sebelumnya. Dia menilai wajar Giring memilih hengkang dari radar Cawapres lantaran sejauh ini dirinya bahkan tak punya elektabilitas sama sekali 

"Anggap saja hiburan di tengah pandemi. Sebenarnya sudah diprediksi dia bakal gagal jadi Capres. Apakah karena mundur sendiri dengan kesadaran pribadi atau tak dipilih oleh rakyat,”  kata Ujang kepada Populis.id Kamis (24/2/2022).

Dalam berbagai survei nasional yang digelar sejumlah lembaga, kat Ujang elektabilitas Giring jarang terdeteksi. Tiarapnya popularitas Giring menurut ujang sebagai tanda bahwa masyarakat Indonesia memang tidak menghendaki dirinya untuk meramaikan Pemilu 2024 sebagai salah satu calon presiden.

“Elektabilitasnya pun tak muncul atau tak ada. Itu artinya rakyat tak setuju dengan Giring. (elektabilitas) Giring Nol karena ya memang tak layak, kalau layak rakyat pasti dukung. Mesti banyak belajar politik dianya," tuturnya.

Baca Juga: Belum Juga 2024, Eh Giring PSI Malah Umumkan Enggak Jadi Nyapres: Saya Masih Harus Belajar!

Lebih lanjut, Ujang menilai keengganan masyarakat Indonesia menyetujui Giring maju Pilpres lantaran dirinya dinilai masih sangat labil. 

"Karena selama ini pesan dan narasi yang dikembangkan dia tak laku di masyarakat.  Dia masih labil dan lebay, tak konsisten dengan perjuangannya," pungkasnya.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover