Survei LSI Temukan Dominasi Penolakan Pemilu 2024 Ditunda, Hasto PDIP Ungkap Orang di Dekat Jokowi Tak Paham Kemauannya

Survei LSI Temukan Dominasi Penolakan Pemilu 2024 Ditunda, Hasto PDIP Ungkap Orang di Dekat Jokowi Tak Paham Kemauannya Kredit Foto: Antara/Reno Esnir

Penolakan Pemilu 2024 ditunda tak hanya datang dari para elit partai politik dan para tokoh saja, namun penolakan juga datang dari kalangan masyarakat. Berdasarkan survei Lembaga Survei Indonesia (LSI), 71 persen rakyat menolak Pemilu 2024 diundur.

Hal itu tercantum dalam temuan survei teranyar LSI yang berjudul “Sikap Publik Terhadap Penundaan Pemilu dan Masa Jabatan”. Hasilnya, 70,7 persen responden menyatakan Presiden Jokowi harus meletakkan jabatannya pada 2024 meski pandemi belum berakhir.

Sementara terdapat 20,3 persen responden berpendapat masa jabatan Jokowi diperpanjang hingga 2027 karena pandemi belum berakhir, dan 9 persen responden lainnya menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Selanjutnya, terdapat 68,1 persen yang menolak ide perpanjangan masa jabatan presiden dengan alasan pemulihan ekonomi. Sedangkan 24,1 persen setuju masa jabatan presiden diperpanjang untuk memulihkan ekonomi dan 7,8 persen responden menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei LSI ini digelar dalam rentang waktu 25 Februari hingga 1 Maret 2022 dengan melibatkan 1.197 responden yang dipilih acak di 34 provinsi. Adapun metodologi survei dilakukan dengan multistage random sampling dengan margin of error kurang-lebih 2,89 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Bagaimana tanggapan PDIP soal hasil survei tersebut? Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, PDIP selaras dengan sikap rakyat, yakni tegas menolak Pemilu ditunda. Hasto juga memastikan sikap PDIP itu senapas dengan Jokowi.

Apalagi, Jokowi pernah menegaskan penolakan masa jabatan presiden diperpanjang dalam rencana amendemen Undang-Undang Dasar 1945 oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Namun, kandidat Doktor Ilmu Pertahanan Universitas Pertahanan (Unhan) ini melihat orang-orang di sekitar presiden tidak paham kehendak presiden. “Tidak perlu repot-repot melakukan investigasi, karena di sekitar presiden pun kita melihat tidak memahami kehendak dari presiden,” kata Hasto.

Baca Juga: Kian Panas Wacana Pemilu 2024 Ditunda, PKS: Diamnya Jokowi Adalah Sinyal Dukungan

“Ketika kami menyampaikan sikap, PDIP menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh PDIP ini senapas dengan presiden,” sambungnya.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Rakyat Merdeka.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover