“Nanti ada sosialisasi lagi (fakta sejarah terbaru),” katanya.
Sultan HB X juga menegaskan, dirinya untuk fakta sejarah Serangan Umum 1 Maret terbuka dengan semua pihak yang tahu maupun pernah mendengar cerita soal peristiwa bersejarah tersebut. Bahkan, Sultan memastikan, mendorong semua pihak untuk bisa bersuara.
“Ya terserah, sejarah itu kan ada temuan-temuan. Itu kan biasa, nggak usah takut. Saya memang ndorongnya, semua yang tahu cerita,” katanya. Tapi, soal cerita tersebut, lanjut Sultan, dirinya tak menggaransi bisa masuk dalam kajian akademik.
Sebab, setiap fakta atau cerita sejarah soal Serangan Umum 1 Maret, akan dilanjutkan dengan kajian ilmiah untuk diukur kebenaran dari fakta atau cerita tersebut.
Baca Juga: Nama Soeharto Tak Tercantum di Keppres Serangan Umum 1 Maret, Humas DIY Beberkan Soal Sejarah Bangsa
“Kuwi benar apa salah, pokoke crita (Entah itu benar atau salah, yang penting cerita). Nanti akan ketahuan kalau ada studi,” jelasnya.
Lihat Sumber Artikel di Fajar Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Fajar.