KSP Ajak Masyarakat Makan SIngkong dan Ubi Imbas Bahan Pokok Naik, Gus Umar: Mending Yang Jadi Kepala KSP Raffi Ahmad

KSP Ajak Masyarakat Makan SIngkong dan Ubi Imbas Bahan Pokok Naik, Gus Umar: Mending Yang Jadi Kepala KSP Raffi Ahmad Kredit Foto: Gus Umar/twitter

Tokoh NU Umar Hasibuan (Gus Umar) komentasi Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono yang mengajak warga mengonsumsi singkong dan ubi.

Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengingatkan sejumlah harga bahan pokok yang terindikasi mengalami kenaikan.

Baca Juga: Ahli Agama PBNU: Ferdinand Hutahaean Harus Minta Maaf!

"Kalau jawaban pemerintah gini, mending yang jadi kepala KSP Raffi Ahmad," kata dia dari Twitter @umarsyadat75 yang dikutip populis.id pada Rabu (9/3/2022).

"Biar dia kasih bantuan pakai duit pribadinya," alasan Umar menyebut nama Raffi Ahmad.

Sebelumnya, Edy Priyono menegaskan, peringatan Presiden Jokowi harus disikapi dengan bijak dan tidak perlu memunculkan kekhawatiran secara berlebihan.

Justru kondisi tersebut, kata dia, harus dijadikan momentum untuk mulai menguatkan produksi dalam negeri dan mengurangi konsumsi barang-barang impor.

“Apa yang disampaikan bapak Presiden mengandung satu pesan kunci, yakni kita harus berani berubah dan berani mengubah,” tegas Edy Priyono dilansir dari gelora.co.

Menurut Edy, ketidakpastian ekonomi global akibat pandemi COVID-19 berkepanjangan ditambah munculnya konflik Rusia-Ukraina, berimplikasi pada produksi dan konsumsi.

Pada sisi konsumsi, ungkap Edy, masih ada ketergantungan terhadap barang-barang impor. Seperti LPG, kedelai, dan gandum, yang menyebabkan terjadinya lonjakan harga.

Baca Juga: Ingin Tetap Menikah Beda Agama? Wakilnya Menag Yaqut: Risikonya Berat!

Edy juga menghimbau, agar masyarakat ikut andil dalam pengurangan konsumsi barang-barang kebutuhan impor. Seperti gandum yang menjadi bahan baku roti dan mie.

Ia menilai, sudah saatnya masyarakat bergeser ke produk karbohidrat lain, yang merupakan produk dalam negeri.

“Singkong, ubi, porang, itu kan penghasil karbohidrat yang bisa kita hasilkan sendiri. Tentu tidak mudah mengubah pola konsumsi. Tapi kita mesti mengarah ke sana,” ajak Edy.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover