Viral Warga Bulukumba Meninggal saat Urus e-KTP Demi BPJS, DPR RI Prihatin: Ini adalah Tragedi Besar

Viral Warga Bulukumba Meninggal saat Urus e-KTP Demi BPJS, DPR RI Prihatin: Ini adalah Tragedi Besar Kredit Foto: Instagram Mardani Ali Sera

Kabar meninggalnya seorang warga di Bulukumba, Amiluddin (55) yang sedang mengurus KTP elektronik dikarenakan ia tidak dilayani di RSUD karena tidak memiliki BPJS Kesehatan, memunculkan keprihatinan banyak pihak. Termasuk Anggota DPR dari Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera dan Anggota DPR dari Komisi IX DPR RI, Saleh Partaonan Daulay.

Kedua Anggota DPR RI ini menyesalkan insiden seperti ini masih saja terjadi. Mardani, Anggota DPR dari Fraksi PKS ini menilai insiden seperti ini seharusnya bisa diantisipasi tidak terjadi.

Menurut dia, antisipasi bisa dilakukan pegawai fasilitas publik, dengan pelayanan khusus bagi warga yang dalam keadaan kritis oleh pegawai pemerintah, baik di RSUD maupun di dinas Dukcapil setempat.

Mardani yang juga di Komisi II bermitra dengan Dirjen Dukcapil Kemendagri ini menyebut, insiden ini tragedi besar bagi semua pihak. Sebab, menurut dia tidak boleh ada satupun warga negara yg diperlakukan seperti ini. Namun diakui, dia memang tidak mudah memberesi masalah BPJS ini.

"Karena itu mestinya BPJS dan Kemenkes wajib memberi pintu darurat untuk kasus ini. Kematian satu warga ini adalah tanggung jawab kita semua," tegasnya.

BPJS, Kemenkes hingga Pemda mestinya memperbaiki SOP penanganan kasus seperti ini. Hal serupa juga disampaikan Anggota DPR Komisi IX DPR, Saleh Partaonan Daulay dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN). Sebagai mitra BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan, Saleh berharap insiden seperti ini sudah semestinya tidak terjadi lagi.

Baca Juga: Telak! Ustaz Yusuf Mansur Balas Omongan Pendeta Saifuddin yang Minta Menag Yaqut Hapus 300 Ayat Al Quran

"Kita sudah pernah meminta kepada pihak BPJS dan Kemenkes agar kondisi-kondisi darurat seperti ini, sebaiknya didahulukan pelayanan kesehatannya, sedangkan syarat administrasi bisa disusulkan kemudian," tegas Saleh kepada wartawan.

Lihat Sumber Artikel di Republika Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Republika.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover