Pesan Fahri untuk Pegawai KPK yang Dipecat: Jangan Putus Asa, Terimalah Sepimu Sejati, Jangan Cengeng!

Pesan Fahri untuk Pegawai KPK yang Dipecat: Jangan Putus Asa, Terimalah Sepimu Sejati, Jangan Cengeng! Kredit Foto: Instagram/Fahri Hamzah

Politikus Partai Gelora Fahri Hamzah bercerita bahwa dirinya pernah dipecat. Ia mengatakan demikian sebagai bentuk dukungan terhadap puluhan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipecat karena tak lolos TWK.

"Aku juga pernah dipecat. Tapi tanpa test. Tanpa wasasan. Tanpa kebangsaan. Bahkan tanpa agama menurutku. Lalu aku lawan saja sendiri," kata Fahri dari Twitter @Fahrihamzah yang dikutip pada Kamis (16/9/2021).

Karena melawan inilah, ia menang dari mereka yang bersenkongkol dibelakangnnya. Akan tetapi, dalam cuitannya ini Fahri tak menjabarkan siapa pihak yang ia sebutkan itu.

Baca Juga: Pecat Pegawai Gagal TWK, Sudirman Said: Bukti Pelemahan KPK Sudah Dirancang Lama!

"Alhamdulillah aku menang melawan mereka yang bersekongkol dari belakang. Jangan putus asa kawan! Jangan mudah patah! Jangan mudah dikalahkan!" katanya.

Fahri Hamzah juga berpesan untuk tetap semangat dan tidak cengeng karena dipecat.

"Waktu kita jadi pahlawan dan dipuja, tetaplah sepi. Decak kagum dan sorak sorai pendukung adalah racun yang melumpuhkan kesadaran bahwa perjuangan ini sepi sendiri," ujarnya.

"Lalu, waktu berlalu dan roda berada di bawah. Terimalah sepimu sejati. Jangan merengek, jangan cengeng!" sambungnya.

Fahri mengatakan bahwa ia menulis ini untuk merayakan perasaan senasib sebagai pejuang dan petarung jalanan.

"Terimalah ini sebagai saran bahwa di ujung sana banyak jalan. Allah SWT takkan melepas kalian dalam bimbang jika kalian tuluskan niat hanya mencari keridhoannya. Tetap kokoh kawan! Selamat berjuang!" pungkasnya.

Baca Juga: KPK Ingat Nih Kata Mardani: Hindari Anggapan Meminta Jatah Kursi BUMN!

Sebelumnya, Fahri Hamzah memberikan dukungannya untuk KPK. Ia mengingatkan publik untuk tidak meragukan KPK hanya karena orang-orang tertentu tak lagi berada dilingkaran KPK.

"Ini adalah ujung dari perjalanan panjang untuk  untuk melakukan konsolidasi kelembagaan. Jangan percaya bahwa ini pelemahan atau niat jahat menghambat pemberantasan korupsi, tidak!. Jangan pernah meragukan @KPK_RI hanya karena orang-orang tertentu tak lagi di sana. #MajuTerusKPK," tulis Fahri dari Twitter @Fahrihamzah.

Menurutnya, kecerdasan, talenta, kapasitas dan profesionalisme KPK melekat pada lembaga. Lembaga yang baik menganut paham pewarisan yang baik.

"Orang-orang datang dan pergi tapi lembaga tambah baik setiap hari. Kita harus percaya pertumbuhan kapasitas kolektif setelah 20 tahun ini," katanya.

"Salah juga kalau kita berharap @KPK_RI bekerja seperti malaikat tanpa salah. Bagaimanapun KPK adalah lembaga tempat manusia biasa bekerja. Itulah sebabnya UU revisi lahir untuk memastikan keterbukaan dan pengawasan yang profesional," sambungnya.

Fahri mengakui bahwa dirinya termasuk orang yang gencar mengkritik KPK, karena ini akan menyehatkan lembaga antirasuah itu.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini