Tegas! Bu Mega Larang Anak Buahnya Komentari Penundaan Pemilu

Tegas! Bu Mega Larang Anak Buahnya Komentari Penundaan Pemilu Kredit Foto: GenPI

Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPR, Bambang Wuryanto mengatakan, sikap partainya terkait penundaan pemilihan umum (Pemilu) 2024 diserahkan kepada Megawati Soekarnoputri dan Hasto Kristiyanto. Sehingga, seluruh jajaran pengurus PDIP maupun akar rumput tidak perlu ikut-ikutan mengomentari wacana tersebut.

"Ini sudah level para ketua umum, maka Ibu (Megawati) perintahkan kepada kita para jajaran PDIP bahwa itu sudahlah, soal itu di tangan Ibu Ketua Umum dan Sekjen," ujar Bambang di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (21/3/2022).

Baca Juga: Pengamat Sentil Ucapan Megawati soal Minyak Goreng: Kurang Peka dan Tidak Solutif!

"Jadi yang lain kasarnya tidak usah komentar," sambungnya.

Ia sendiri mengaku mengikuti arahan dari Megawati untuk tak mengomentari wacana penundaan Pemilu 2024. "Kalau saya proses pemenangan pemilunya saja, kebijakannya mboten," ujar Bambang.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR Fraksi PDIP, Ahmad Basarah menilai, amandemen Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 tidak bisa dilaksanakan dalam kondisi kurang kondusif saat ini. Apalagi, jika tujuannya hanya untuk menguntungkan sosok atau kelompok tertentu.

Baca Juga: Dukung Jokowi Tolak Pemilu Ditunda, Fraksi PDIP di MPR Ancam Hentikan Amendemen UUD 1945

Ia menjelaskan, di MPR lewat badan kajiannya telah mengkaji amandemen terbatas terhadap UUD 1945. Namun, tujuannya hanya untuk menghadirkan kembali pokok-pokok haluan negara (PPHN).

"Namun mengingat dinamika politik yang berkembang saat ini, yang memang sudah memasuki tahun politik, apalagi saat ini tengah ramai wacana penundaan pemilu yang akan berimplikasi pada perpanjangan masa jabatan presiden. Maka sebaiknya rencana amandemen terbatas UUD tersebut dilaksanakan pada periode 2019-2024 ini," ujar Basarah.

Lihat Sumber Artikel di Republika Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Republika.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover