Wacana Penundaan Pemilu terus berlajut, Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) angkat bicara soal wacana tersebut. LP3ES juga menilai wacana penundaan tersebut merupakan suatu upaya untuk memperpanjang kekuasaan yang sangat tidak demokratis.
Pemerintah dan DPR menginginkan adanya penundaan pemilu 2024. Hal ini terlihat pada antusias DPR untuk ikut dukung wacana penundaan pemilu 2024.
Menurut Data Sacientist
Dari Sisi Big Data sangat tidak mugkin dapat menetapkan data 110 juta suara rakyat yang yang mendukung wacana penundaan pemilu 2024 karena rakyat biasanya tidak tertarik bicara soal elitis seperti halnya penundaan pemilu.
“Bagi para ahli IT/medsos, sangat susah untuk bisa mengumpulkan data dari Facebook dan Instagram. apalagi masyarakat umum biasanya tidak tertarik bicara soal-soal elitis misalnya tentang penundaan pemilu” ucap Ismail Fahmi.