SBY Mesti Ambil Alih Kepemimpinan di Demokrat, AHY Lemah?

SBY Mesti Ambil Alih Kepemimpinan di Demokrat, AHY Lemah? Kredit Foto: Asprilla Dwi Adha

Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing membeberkan hal mengejutkan tentang konflik yang terjadi dalam Partai Demokrat.

Emrus -sapaan akrabnya- mengatakan, konflik di dalam Partai Demokrat terjadi karena lemahnya kepemimpinan Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Di bawah kepemimpinan AHY tidak lagi mampu merangkul berbagai kepentingan," kata Emrus dilansir dari Genpi, Kamis (16/9/2021).

Baca Juga: "Posisi Moeldoko Disamping Presiden Persis, Presidennya Diam Saja Lihat Kelakuan Anak Buahnya"

Lemahnya kepemimpinan AHY kata Emrus membuat sebagian kader partai mendeklarasikan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB).

Oleh karena itu, Emrus menyarankan agar Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengambil alih kepemimpinan AHY.

Tentu bukan tanpa alasan Emrus menyarankan agar SBY kembali memimpin Partai Demokrat. Sebab, kata dia, ketika kepemimpinan SBY, tidak terjadi perpecahan di Partai Demokrat.

"Saya berani berpendapat bahwa figur pemersatu yang bisa merangkul semua ialah SBY," kata Emrus.

Baca Juga: Pasukan Moeldoko Kembali Birahi, Seruannya Ngeri Banget Bos, Bersihkan Cikeas!

Menurut Emrus, kepemimpinan SBY di Partai Demokrat sangat kuat.

"Di bawah kepemimpinan SBY masih bisa merangkul berbagai kepentingan," ujar Emrus.

Sebagaimana diketahui, belakangan ini Demokrat tengah meradang karena ulah kubu Moeldoko yang ingin melakukan pembegalan kepada Partai Demokrat yang sah.

Dalam KLB di Deli Serdang tersebut, diketahui Moeldoko resmi menjadi Ketua Umum Partai Demokrat.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini