Aksinya di Gelaran MotoGP Mandalika Dibayar Rp150 Juta, Mbak Rara Ancang-ancang Naikkan Tarif Sewa Jasa Pawang Hujan

Aksinya di Gelaran MotoGP Mandalika Dibayar Rp150 Juta, Mbak Rara Ancang-ancang Naikkan Tarif Sewa Jasa Pawang Hujan Kredit Foto: Yohanes A Kopong Corebima

Raden Rara Istiati Wulandari pawang hujan pada Gelaran MotoGP Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang pikir - pikir menaikan tarifnya sebagai seorang pawang hujan setelah mendapat bayaran fantastis yakni Rp150 juta selama 21 hari bekerja memodifikasi cuaca  di sirkuit Mandalika.

Hal ini disampaikan Mbak Rara ketika berbincang dengan jurnalis senior Karni Ilyas, yang tayang di saluran Youtube Kamis (24/3/2022). 

Mulanya Karni menanyakan bayaran yang diterima Rara ketika dikontrak selama 21 hari untuk bekerja di Sirkuit Mandalika. Mbak Rara tidak menjawab secara gamblang pertanyaan tersebut, dia hanya menunjukan nominal bayaran yang tertera di layar ponselnya kepada Karni. Mengetahui angka tersebut, Karni menilai bayaran itu masih terlampau murah untuk sebuah hajatan sekelas MotoGP.

Baca Juga: Perkenalkan Asisten Pawang Hujan, Mbak Rara: Mereka Muslim, Kalau Kasih Sesajen Baca Doa…

"Rp105 juta. Enggak, 105 belumlah. Kalau udah Rp105 miliar, baru tinggi itu," kata Karni

Mendengar pernyataan Karni, Mbak Rara membenarkannya, Rp150 juta untuk 21 hari kerja pada ajang bertaraf internasional memang tergolong murah. 

"Oh iya, bener, tapi kalau untuk fasilitas semua free," sahut Mbak Rara.

"Saya kira abis habis ini tarif perlu dinaikkan," kata Karni lagi. 

"Ya, boleh sih, Pak." sahut Mbak Rara. 

Pada kesempatan itu Mbak Rara mengaku, melakoni profesi sebagai pawang hujan memang tidak gampang, sebab ada banyak pantangan, sebab menjadi seorang pawang hujan kata dia harus benar - benar menyatu dengan alam.  Untuk itu kata dia saat ini dirinya belum berfikir untuk menikah lagi. Sebagaimana diketahui Mbak Rara adalah seorang janda  anak satu. 

Baca Juga: Roy Suryo Diduga Hina Pawang Hujan MotoGP Mandalika Dengan Gambar Monyet, Cucu Nabi Meradang, Langsung Colek Pak Polisi

"Jadi kawinnya sama alam dong?" tanya Karni Ilyas dan diiyakan oleh Mbak Rara.

Sambil bergurau, Mbak Rara menyahut, "Yang penting ATM-nya isi, Pak."

Terkait

Terkini