Pengamat Sindir Pertemuan Jokowi dengan Kelompok Cipayung Plus: Semoga Memang Bahas Persoalan Bangsa

Pengamat Sindir Pertemuan Jokowi dengan Kelompok Cipayung Plus: Semoga Memang Bahas Persoalan Bangsa Kredit Foto: Biro Pers Presiden

Presiden Jokowi menerima kunjungan ketua umum 12 organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/3/20222).

Pertemuan tersebut membahas soal Rumah Kebangsaan, IKN, hingga harga bahan pokok.

Menyoroti hal itu, pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin memiliki harapan besar atas hasil pembahasan.

"Harapannya, pertemuan itu memang membahas persoalan yang melilit seputar bangsa Indonesia," ujar Jamiluddin dikutip dari GenPI.co, Jumat (25/3/2022).

Baca Juga: Giring Ikut-Ikutan Jokowi Kemah di Titik Nol IKN Nusantara, Mau Ngapain?

Pertama, persoalan Rumah Kebangsaan memang menjadi krusial ditangani. Sebab, sesama anak bangsa memang sedang tidak baik.

"Gesekan antar elemen bangsa tampak di mana-mana. Hal ini kalau dibiarkan dapat membahayakan keutuhan NKRI," katanya.

Selain itu, persoalan IKN juga perlu dirembukkan kembali.

"Meski IKN sudah punya payung hukum, penolakan dari berbagai elemen bangsa masih terus mengemuka," ucapnya.

Baca Juga: Anwar Usman Nikahi Adik Jokowi, Partai Demokrat Yakin MK Tetap Amanah: Tidak Perlu Mundur

Kesannya, IKN masih kehendak elite negeri. Sementara itu, rakyat kebanyakan tidak tahu menahu terkait IKN.

"Bahkan rakyat kebanyakan hanya menjadi objek pasif seperti penonton pertandingan olahraga," tuturnya.

Kegelisahan soal harga bahan pokoknya juga ikut menjadi pembahasan pertemuan tersebut.

Akademisi dari Universitas Esa Unggul itu berharap pembahasan tersebut bisa berdampak positif dan menjadi jawaban rakyat.

Baca Juga: Kali Ini Bukan Bahas Capres 2024, Menterinya Jokowi Mengumbar Janji Soal Minyak Goreng, Apa Janjinya? SImak Baik-baik!

Namun, permasalahannya adalah representasi dari mahasiswa membahas persoalan tersebut perlu dipertanyakan.

"Agar mereka tidak mengklaim bahwa kelompok mahasiswa sudah dilibatkan mengatasi persoalan bangsa," katanya.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan GenPI.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover