Arab Saudi Batasi Penggunaan Toa Masjid Saat Bulan Puasa, Fiks Kelompok Ekstrimis Kejang-kejang!

Arab Saudi Batasi Penggunaan Toa Masjid Saat Bulan Puasa, Fiks Kelompok Ekstrimis Kejang-kejang! Kredit Foto: Instagram/Habib Husin Shihab

Ketua Cyber Indonesia, Husin Shihab menyindir kelompok yang keberatan dengan pembatasan penggunaan pengeras suara masjid, dia mengatakan mereka yang menolak peraturan ini bakal kejang - kejang ketika mengetahui  Arab Saudi juga telah menerapkan peraturan tersebut. Dimana dia menyebut, Arab Saudi kini sudah mengeluarkan peraturan baru terkait pembatasan penggunaan pengeras suara pada bulan Ramadan tahun ini.

Sebagaimana diketahui, pembatasan penggunaan pengeras suara masjid di Indonesia baru - baru ini berpolemik setelah Menteri Agama  Yaqut Cholil Qoumas mengeluarkan surat edaran Nomor 5 tahun 2022 tentang Pembatasan Penggunaan Pengeras Suara di masjid dan Mushola.

Peraturan ini pula yang membuat menag Yaqut sampai di demo berjilid - jilid setelah dituding membandingan azan dan  gonggongan anjing ketika mensosialisasikan surat edaran tersebut. Perkaranya masih bergulir sampai sekarang.

Baca Juga: Terkuak Satu Per Satu! Pemecatan Terawan dari IDI Disinyalir Karena Rebutan Lapak

“Kelompok ektrimis makin kejang-kejang liat sikap Arab Saudi batasi pengeras suara masjid selama Ramadhan,” kata Husin Shihab melalui akun Twitter pribadinya dikutip Populis.id Rabu (30/3/2022).

Dilansir dari  berbagai sumber, Kementerian Urusan Islam Arab Saudi merilis sejumlah peraturan tentang pembatasan penggunaan toa masjid selama bulan puasa. Penggunaan pengeras suara eksternal masjid saat azan dikumandangkan kini diatur oleh negara. Dimana 

pengeras suara eksternal hanya untuk panggilan salat pertama dan kedua, atau untuk azan dan iqomah saja.

Baca Juga: Tetiba Omongin Politik, Pendeta Saifuddin Ingin Pemilu Dihapus, Jokowi Jadi Presiden Seumur Hidup: Saya dan Ahok Jadi Tangan Kanan Bapak!

Peraturan ini bukan sebetulnya sudah berlaku di Arab Saudi puasa tahun lalu. Otoritas setempat  mengatur  tingkat kenyaringan perangkat internal masjid tidak boleh melebihi sepertiga dari level maksimum pengeras suara.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover