Faldo Maldini Sentil Amien Rais: Beliau Doktor Ilmu Politik, Kita Butuh Pikirannya, Bukan Gosip Politik

Faldo Maldini Sentil Amien Rais: Beliau Doktor Ilmu Politik, Kita Butuh Pikirannya, Bukan Gosip Politik Kredit Foto: Instagram/Faldo Maldini

Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Faldo Maldini menanggapi pernyataan politikus senior Amien Rais terkait jabatan presiden tiga periode.

“saya kira sama kayak isu yang heboh di medsos saja. Tidak ada yang barulah,” kata Faldo kepada wartawan, Minggu (3/4/2022).

Dia pun menyindir bahwa sebagai seorang doktor ilmu politik, pernyataan Amien Rais seharusnya bisa lebih dari sekadar gosip politik.

Baca Juga: Keras! Amien Rais Sebut Jokowi-Luhut Zalim: Selain Tidak Kompeten, Juga Tidak Tahu Kapan Harus Mundur!

“Beliau ini alumnus program doktor Ilmu Politik Universitas Chicago. Tentunya kita butuh pikirannya, bukan sekadar gosip politik saja,” sindirnya.

Faldo mendoakan Mantan Ketua MPR tersebut sehat dan berumur panjang.

Da tak masalah dengan sikap oposisi yang selalu ditunjukkan pendiri PAN Ini.

Baca Juga: Jokowi Sebut Akan Tetep Taat Konstitusi, Amien Rais: Jangan Percaya!

“Kami harap di bulan suci ini, kita makin memperkuat ukhwah. Selamat beribadah dan berpuasa untuk Pak Amien. Mohon maaf lahir dan batin” tegas Faldo.

Sebelumnya, Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais angkat bicara mengenai wacana perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi.

Dia mengingatkan Presiden Jokowi dan Luhut pandjaitan harus meletakan jabatannya pada Oktober 2024.

Baca Juga: Bantah Isu Reshuffle, Faldo Tegaskan Jangan Ngimpi 'Berbagi Kue Politik'

"Duet Jokowi-Luhut harus berakhir pada Oktober 2024," tegas Amien Rais melalui kanal YouTube-nya dikutip GenPI.co, Sabtu (2/4/2022).

Dalam video itu, Amien mengkritik keras wacana perpanjangan jabatan presiden melebihi dua periode.

Amien Rais mengingatkan cara-cara yang digunakan oleh Orde Baru untuk memperpanjang kekuasannya semestinya tidak boleh dilakukan lagi.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan GenPI.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover