Astaga! Wajah Jenderal Andika Terpampang di Spanduk Hingga Masyarakat Disuruh Waspada: PKI Gaya Baru

Astaga! Wajah Jenderal Andika Terpampang di Spanduk Hingga Masyarakat Disuruh Waspada: PKI Gaya Baru Kredit Foto: Twitter/@tukangrosok___

Panglima Jenderal Andika Perkasa menjadi bulan-bulanan segelintir orang setelah ia memperbolehkan keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI) untuk mendaftar sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Berkat pernyataannya tersebut, wajah Jenderal Andika bahkan sampai terpampang di sebuah spanduk dengan menggunakan kaus berwarna merah yang memiliki logo PKI.

Baca Juga: Jenderal Andika Bolehkan Keturunan PKI Daftar TNI, Ketua Komnas HAM Angkat Bicara

Spanduk Jenderal Andika diikat di antara dua pohon. Lokasi spanduk itu disebut berada di Kelurahan Gelora Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Foto spanduk Andika sendiri diunggah oleh salah satu netizen melalui akun Twitter @tukangrosok___ pada Minggu (3/4/2022).

Dalam isi tulisan spanduk tersebut, terdapat peringatan untuk berhati-hati terhadap PKI gaya baru.

“Waspadalah bangkitnnya !!! PKI gaya baru,” bunyi narasi yang berada di spanduk Jenderal Andika.

Sambil mengunggah foto tersebut, pemilik akun @tukangrosok___ mengimbau agar pembuat dan pemasang spanduk itu ditangkap.

Baca Juga: Dukung Terobosan Jenderal Andika, Ruhut: Daripada Ngaku Cucu Nabi Kelakuan Melebihi PKI?

“Tangkap pembuat dan pemasang spanduk ini. Lokasi wilayah Kel. Gelora Tanah Abang Jakarta Pusat,” tulisnya.

Cuitan spanduk Jenderal Andika tersebut menimbulkan respon dari mantan Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika, Prof. Henry Subiakto.

Ia menjelaskan kalau pembuat dan pemasang spanduk tersebut bisa dijerat hukum jika Jenderal Andika melaporkannya.

“Pembuat dan pemasang spanduk sengaja menuduh di dpn umum seseorang yg terlihat mukanya jelas di spanduk tsb,” pungkasnya dikutip Populis.id dari cuitan akun @henrysubiakto yang diunggah pada Senin (4/4/2022).

Henry melanjutkan, “Kalau pemilik wajah itu melaporkan, pelakunya bisa dijerat KUHP pasal 310 dan 311. Sedang yg sengaja nyebarin tuduhan di medsos bisa terancam UU ITE psl 27 ayat (3).”

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover