Menperin Ingkar Janji, Minyak Goreng Tidak Terkendali, PKS: Pemerintah Terbukti Mandul!

Menperin Ingkar Janji, Minyak Goreng Tidak Terkendali, PKS: Pemerintah Terbukti Mandul! Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Anggota Komisi VII DPR RI dari PKS minta Menperin minta maaf kepada publik atas kinerjanya yang belum dapat menepati janji.  Ini sekaligus mengindikasikan bahwa Pemerintah memang tidak mampu mengatasi ulah mafia atau para pengusaha migor (minyak goreng).

"Untuk kesekian kalinya janji Menperin kembali diingkari. Terbukti, tanggal 4 April, sesuai waktu yang dijanjikan, migor curah tidak aman terkendali.  Sebelumnya Menperin berjanji, bahwa paling lambat pada tanggal 4 april di awal bulan Ramadhan soal migor ini sudah dapat dituntaskan. Namun kenyataannya sangat berbeda," tegas Mulyanto.

Berdasarkan pantauan PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis) Nasional (Senin, 4 April) harga rata-rata nasional migor curah adalah seharga Rp.20.050 per kg. Di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur masing-masing harga migor curah sebesar Rp. 23.350; Rp. 22.800; Rp. 20.200; dan Rp. 20.900,- per kg. Angka ini masih jauh di atas HET yang sebesar Rp. 15.500 per kg.  Artinya migor curah masih belum aman-terkendali, bahkan dalam minggu ini malah teramati cenderung naik.

Baca Juga: Polisi Endus Gelagat Curang Produsen Minyak Goreng, Begini Modusnya

Menurut Mulyanto, bisa jadi angka-angka produksi yang disampaikan pengusaha nakal hanya fiktif belaka. Sementara dana subsidi yang dipakai untuk menutupi harga keekonomian tersebut menguap. Kalau ini yang terjadi, maka jelas telah merugikan keuangan negara. Karenanya pantas untuk diusut tuntas dan ditindak tegas.  

"Bila tidak, maka kita akan terus menjadi bulan-bulanan permainan pengusaha nakal migor.  Pemerintah terkesan disandera oleh para mafia ini, dan tidak mampu berbuat apa-apa untuk menekan harga migor di bawah HET," jelasnya.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Warta Ekonomi.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover