Mahasiswa Ancam Demo Besar-besaran, Mantan Jubir Jokowi: Dua Periode Harga Mati!

Mahasiswa Ancam Demo Besar-besaran, Mantan Jubir Jokowi: Dua Periode Harga Mati! Kredit Foto: Instagram Fadjroel Rachman

Duta Besar RI untuk Kazakhstan dan Republik Tajikistan, Fadjroel Rachman menolak wacana presiden 3 periode.

Melalui media sosialnya, mantan juru bicara Presiden Joko Widodo ini dengan tegas mengatakan jabatan presiden hanya 2 periode.

“Dua Periode harga mati,” tulis Fadjroel Rachman, Rabu (6/4/2022).

Baca Juga: Stafsus Mensesneg Persilakan Mahasiswa Demo Jokowi: Tidak Mungkin Dilarang, Ini Negara Demokrasi

Ketegasan Fadjroel diapresiasi oleh pilitikus PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW). Dia menyebut bahwa sikap tegas itu ditunggu masyarakat.

“Pernyataan tegas, pakai tanda seru lagi, seperti ini yang ditunggu; dua periode harga mati!” kata HNW.

Hidayat bilang, dulu masih menjabat sebagai jubir Jokowi, Fadjroel juga tegeas menolak 3 periode dan memperpanjang masa jabatan.

Baca Juga: Mahasiswa Demo, Massa Berhasil Menguasai Gedung Dewan?

“Dulu, sebagai Jubir, Pak Dubes juga sering ulangi pernyataan Presiden Jokowi bahwa yang usulkan 3 periode ada 3 kemungkinan; nampar muka, cari muka atau menjerumuskan. Mereka yang bermanuver, berhentilah,” katanya.

Adapun Presiden Jokowi sendiri telah menegaskan bahwa dirinya akan taat konstitusi yang telag mengatur perpanjang masa jabatan.

Namun begitu, Jokowi anggap bahwa wacana 3 periode adalah keinginam rakyat.

Baca Juga: Demo Mahasiswa 28 Maret, Media Disebut Sengaja Tidak Meliput?

Pernyataan Jokowi itu dinilai tidak tegas. Pada 1 April 2022 lalu, Badan Eksekutif Mahasiswa seluruh Indonesia (BEM SI) telah menggelar demonstrasi depan Istana Negara.

Mereka menuntut pernyataan dari Presiden yang tegas dan gamblang menolak 3 periode dan penundaan pemilu.

BEM SI berencana kembali menggelar demonstrasi besar-besaran pada 11 April 2022 mendatang. Masih dengan tuntutan yang sama: Pernyataan tegas Jokowi tolak 3 periode.

Lihat Sumber Artikel di Fajar Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Fajar.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover