Tegas! Bikin Masyarakat Resah, Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Penundaan Pemilu, Begini Responsnya

Tegas! Bikin Masyarakat Resah, Jokowi Akhirnya Buka Suara soal Penundaan Pemilu, Begini Responsnya Kredit Foto: Viva

Wacana penundaan Pemilu 2024 menjadi polemik. Reputasi buruk bisa menimpa pemerintah jika ikut-ikut menyuarakan hal tersebut. 

Presiden Joko Widodo meminta segenap jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju beserta kepala lembaga non-kementerian terkait untuk tidak ada lagi yang menyuarakan isu penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan Presiden.

"Dan jangan menimbulkan polemik di masyarakat, fokus pada bekerja dalam penanganan-penanganan kesulitan yang kita hadapi. Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan," kata Presiden dikutip dari ANTARA, Rabu (6/4/2022).

Presiden meminta jajaran menteri dan kepala lembaga non-kementerian untuk tetap fokus menjalankan tugasnya masing-masing terutama dalam menghadapi ancaman krisis akibat situasi global serta tren kenaikan inflasi.

Baca Juga: Makjleb! Mahasiswa Ancam Demo Besar-besaran, Mantan Jubir Jokowi: Dua Periode Harga Mati!

Baca Juga: Disindir Masinton DPR Hobinya 'Jalan-jalan', Begini Kata Dirjen Bea Cukai

"Sekali lagi jelaskan situasi global yang sedang sangat sulit, sampaikan dengan bahasa rakyat dan langkah-langkah yang diambil pemerintah itu apa dalam menghadapi krisis dan kenaikan inflasi," katanya.

Ini bukan kali pertama Presiden Jokowi menanggapi soal wacana perpanjangan masa jabatan Presiden, sebab sebelumnya ia juga mengatakan bahwa konstitusi harus ditaati, di sela-sela tinjauan ke Kawasan Candi Borobudur di Magelang, jawa Tengah, Rabu (30/3) pekan lalu.

"Yang namanya keinginan masyarakat, yang namanya teriakan-teriakan seperti itu kan sudah sering saya dengar. Tetapi yang jelas, konstitusi kita sudah jelas. Kita harus taat, harus patuh terhadap konstitusi, ya," katanya saat itu.

Wacana perpanjangan masa jabatan Presiden dan penundaan Pemilu 2024 menghangat dalam beberapa bulan terakhir.

Terlebih Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Surta Wijaya sempat mengemukakan rencana deklarasi dukungan kepada Presiden Jokowi untuk menjabat tiga periode selepas Idul Fitri 1433 H mendatang.

Baca Juga: Minta Jokowi Pecat Opung Luhut dan Bahlil, Nicho Silalahi Nyinyir: Kalau Gak Pecat, Wancana 3 Periode Itu Perintah Presiden!

Baca Juga: Pemecatan Terawan Berbuntut Panjang, DPR Akan Revisi UU Praktik Kedokteran, hingga Usul Bubarkan IDI: Enak-enak Mecat-mecat Kalau Nggak...

Sementara di kalangan politisi, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengklaim bahwa dirinya mendapat masukan dari kalangan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang mengusulkan Pemilu 2024 ditunda satu hingga dua tahun.

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Suara.com.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover