Pengamat Politik Sebut Gerakan Mahasiswa Terbelah, Antara BEM SI, BEM Nusantara, dan AMI Beda Sikap

Pengamat Politik Sebut Gerakan Mahasiswa Terbelah, Antara BEM SI, BEM Nusantara, dan AMI Beda Sikap Kredit Foto: Viva

Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando EMaS menyoroti gerakan mahasiswa yang terbagi ke dalam beberapa kelompok.

Fernando mengatakan terbelahnya gerakan mahasiswa merupakan hal yang wajar.

"Saat ini beberapa BEM sudah dipengaruhi oleh kepentingan politik tertentu," ujar Fernando dikutip dari GenPI.co, Senin (11/4/2022).

Baca Juga: Tanggapi Demo BEM SI 11 April, Mbah Mijan: Presiden Enggak Mau, Tetapi Seluruh Elemen Pendukungnya Mau, Sami Mawon

Menurut Fernando, hal tersebut membuat kekuatan BEM jadi kurang solid.

Sebab, dia menyebut kekuatannya mudah dimanfaatkan sejumlah pihak.

"Akibatnya, sangat sulit mengharapkan mereka menjadi salah satu kelompok pengontrol pemerintah," ucapnya.

Fernando menyarankan BEM segera melepaskan diri dari kepentingan politik tertentu.

Baca Juga: Simak Baik-baik! BEM SI Gelar Aksi Hari Ini, Berikut Daftar 18 Tuntutan BEM SI Pada Pemerintah

Menurut dia, mahasiswa harus berjuang untuk kepentingan masyarakat.

Pengamat itu mengatakan PR terbesar mereka harus mampu menepiskan ego dan segera bersatu.

"BEM juga harus mampu menghapuskan persepsi sebagian masyarakat yang menganggap pergerakan BEM ditunggangi. Itu PR-nya," jelas dia.

Seperti diketahui, BEM Seluruh Indonesia (SI) menggelar aksi massa di depan gedung DPR RI hari ini, Senin (11/4).

Baca Juga: Heboh! #SayaBersamaJokowi Trending di Media Sosial, BEM SI Gelar Unjuk Rasa, Agendanya Bukan…

Namun, Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) tidak hadir dan lebih memilih menggelar mimbar keresahan rakyat sehari sebelumnya, pada Minggu (10/4).

Sementara itu, BEM Nusantara pimpinan Eko Pratama memilih menemui Ketua Wantimpres Wiranto dan mengedepankan dialog.

Sebagai informasi, BEM Nusantara terbagi menjadi dua kubu, yakni kubu Eko Pratama dan kubu Dimas Prayoga.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan GenPI.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover