Apa Itu Masyarakat Terbuka?

Apa Itu Masyarakat Terbuka? Kredit Foto: Freepik

Masyarakat terbuka adalah istilah yang diciptakan oleh filsuf Prancis Henri Bergson pada tahun 1932 dan menggambarkan sistem dinamis yang cenderung ke universalisme moral.

Baca Juga: Simak Baik-baik! Berikut Ini Hasil Survei SMRC Terkait Masyarakat Indonesia Umumnya Memang Tidak Toleran

Bergson membandingkan masyarakat terbuka dengan apa yang disebutnya masyarakat tertutup, sistem hukum, moralitas, atau agama yang tertutup. Itu statis, seperti pikiran yang tertutup.

Bergson menyarankan bahwa jika semua jejak peradaban menghilang, naluri masyarakat tertutup untuk memasukkan atau mengecualikan yang lain akan tetap ada.

Konsep masyarakat terbuka paling erat kaitannya dengan filsuf Karl Popper, yang memberikan konsep tersebut dalam bukunya The Open Society and Its Enemies (2013, pertama kali diterbitkan pada tahun 1945; juga lihat Langlands & Venter 'The Constitutional Court of South Afrika dan masyarakat terbuka 2009 Administratio Publica 140). 

Popper membangun kerangka teori berdasarkan dikotomi antara masyarakat terbuka dan masyarakat tertutup . 

Dalam penilaiannya yang berbeda di Ferreira, Ackermann J, mengacu pada dikotomi ini (dan mengutip Masyarakat Terbuka Popper dan Musuhnya), berpendapat bahwa masyarakat tertutup adalah 'masyarakat magis atau kesukuan atau kolektivis', sedangkan masyarakat terbuka adalah jenis masyarakat di mana 'individu dihadapkan pada keputusan pribadi' (n 36). 

Meski benar dan penting, penjelasan masyarakat terbuka ini hanya menyentuh permukaan makna konsep tersebut. Dalam paragraf berikut, analisis saya tentang masyarakat terbuka menelusuri lebih dalam makna konsep tersebut.

Baca Juga: Melihat Antrian Panjang Kendaraan di SPBU untuk Isi Pertalite, Puan Semprot Pertamina: Jangan Sampai Buat Masyarakat Semakin Terbebani!

Masyarakat terbuka harus dimaknai dalam konteks konstitusi secara keseluruhan. Seperti yang jelas dari analisis saya di bawah ini, makna yang mapan dan berkembang dengan baik dari istilah qua teknis masyarakat terbuka dalam filsafat politik, selaras dengan - dan saling melengkapi - dengan nilai-nilai konstitusional lainnya.

Selanjutnya
Halaman

Populis Discover

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini