Apa Itu Asimilasi Budaya?

Apa Itu Asimilasi Budaya? Kredit Foto: Silkscreen poster by Thami Mnyele for Medu Art Ensemble, photo by Judy Seidman 2007

Asimilasi budaya adalah proses di mana kelompok atau budaya minoritas menjadi menyerupai kelompok dominan atau menganggap nilai, perilaku, dan keyakinan kelompok lain.

Baca Juga: Apa Itu Hegemoni Budaya?

Sebuah konseptualisasi menggambarkan asimilasi budaya mirip dengan akulturasi sementara yang lain hanya menganggap yang pertama sebagai salah satu fase yang terakhir.

Asimilasi juga bisa melibatkan apa yang disebut akulturasi aditif dimana, alih-alih menggantikan budaya leluhur, seorang individu memperluas repertoar budaya yang ada.

Asimilasi budaya dapat melibatkan perubahan cepat atau bertahap tergantung pada keadaan kelompok.

Asimilasi penuh terjadi ketika anggota masyarakat menjadi tidak dapat dibedakan dari anggota kelompok dominan.

Apakah diinginkan untuk suatu kelompok tertentu untuk berasimilasi sering diperdebatkan oleh kedua anggota kelompok dan orang-orang dari masyarakat yang dominan. Asimilasi budaya tidak menjamin kesamaan sosial.

Hambatan geografis dan alam lainnya antar budaya, bahkan jika diciptakan oleh budaya dominan, mungkin berbeda secara budaya. Asimilasi budaya dapat terjadi baik secara spontan maupun paksa (lihat asimilasi paksa).

Suatu budaya dapat secara spontan mengadopsi budaya yang berbeda. Juga, budaya yang lebih tua, lebih kaya, atau lebih dominan dapat secara paksa menyerap budaya bawahan.

Baca Juga: Arteria Vs Wanita Ngaku Anak Jenderal, Pengamat: Budaya Petantang-petenteng Keluarga Pejabat Itu Fenomena Umum

Istilah "asimilasi" sering digunakan tidak hanya untuk kelompok pribumi tetapi juga pendatang yang menetap di tanah baru.

Budaya baru dan sikap baru terhadap budaya asal diperoleh melalui kontak dan komunikasi. Asimilasi mengasumsikan bahwa budaya yang relatif renggang dapat disatukan menjadi satu kesatuan budaya.

Selanjutnya
Halaman

Populis Discover

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini