Nggak Takut Mati, Orang PDIP Warning Luhut: Saya Wakafkan Diri Lawan Penindas yang Haus Kekuasaan!

Nggak Takut Mati, Orang PDIP Warning Luhut: Saya Wakafkan Diri Lawan Penindas yang Haus Kekuasaan! Kredit Foto: Twitter: @PDI_Perjuangan

Konon, berdasarkan informasi yang diterima Masinton, demo bertajuk aksi damai itu bakal digelar DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Forum OKP pada Senin (19/4) mendatang.

Mereka bakal mengepung kantor PDIP dan mendesak Masinton Pasaribu minta maaf kepada Luhut atas serangan atas isu Jokowi 3 Periode tersebut.

Politikus PDIP mengirim pesan Masinton ke pendukung Menko Marves Luhut menyengat: ogah minta maaf ke oknum rakus & serakah”Orang atau pihak yang memobilisasi aksi itu menggunakan cara-cara otoriter, yaitu antidemokrasi dan antikritik,” kritik Masinton.

Mantan aktivis 1998 itu menyatakan meski langit mau runtuh, dirinya akan tetap menyuarakan kebenaran.

Masinton mengeklaim apa yang disuarakannya adalah kehendak rakyat yang menginginkan tegaknya kebenaran dan keadilan di negeri ini. 

“Rakyat yang tidak ingin kekayaan alamnya dikuasai dan dikeruk oleh segelintir pemegang kekuasaan yang rakus dan serakah,” imbun politikus berdarah Batak ini.

Masinton berdalih yang dia sampaikan adalah hak dasar bernegara, bukan kriminalitas.

Untuk itu, dia meminta jangan ada pihak-pihak yang mendikte partai untuk memberangus suara kebenaran.

Sebelumnya, Masinton Pasaribu menuding Luhut Binsar Pandjaitan aktif menggalang kekuatan politik untuk mendukung wacana perpanjangan masa jabatan presiden.

Mulai klaim big data 110 juta orang, penggalangan kepala desa, dan ketua umum partai politik.

Masinton terang-terangan menyebut brutus dalam Istana Kepresidenan adalah Luhut Binsar Panjaitan. Oleh karena itu, dia mendesak Luhut Binsar Pandjaitan mundur dari kabinet atas kekacauan yang dibuatnya selama ini.

Masinton menuding Luhut merupakan orang yang hendak menjerumuskan presiden dengan mewacanakan dan menggalang Jokowi 3 periode.

“Siapa yang cari muka, siapa yang mewacanakan dan memobilisasi dukungan kepala desa? Luhut! Siapa yang menggalang beberapa ketua umum partai? Luhut! Artinya brutus dalam istana itu ya Luhut,” papar Masinton, Senin (11/4) lalu.

Lihat Sumber Artikel di Fajar Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Fajar.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover