Hendak Gembar-gembor Ada Demo BEM UI-AMI! Lalin Patung Kuda Masih Terpantau Lancar Jaya

Hendak Gembar-gembor Ada Demo BEM UI-AMI! Lalin Patung Kuda Masih Terpantau Lancar Jaya Kredit Foto: Taufik Idharudin

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) akan mengadakan aksi di Patung Kuda, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta. 

Salah satu panitia yang nomornya tercantum di pamflet, Melki mengatakan bahwa aksi rencananya massa memulai aksi sekitar pukul 10.00-11.00 WIB. Namun, hingga menjelang pukul 12.00 WIB, massa aksi masih belum terlihat.

"Nanti mulai aksi sekitar pukul 10.00/11.00 WIB," katanya singkat saat dikonfirmasi Populis.id pada Kamis (21/04/2022) pagi. 

Baca Juga: BEM UI Sebut Mahasiswa Akan Berdemo di Sekitar Patung Kuda, Kuotanya Segini

Menurut pantauan Populis.id, lalu lintas di sekitar patung kuda masih berjalan lancar. Jalan menuju Istana negara juga masih belum ditutup oleh aparat kepolisian. Beberapa aparat juga nampak disiagakan di beberapa titik, seperti Monas, persimpangan Patung Kuda dan jalan menuju Istana.

Panitia lain yang namanya juga tertera di pamflet, Theo mengatakan bahwa massa yang sebelumnya berkumpul di FISIP UI sedang bergerak menuju Patung Kuda. 

"Massa aksi UI sedang berangkat kesana," ucapnya. 

Baca Juga: Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalin Perkara BEM SI Gelar Demo Hari Ini, Hindari...

Diketahui, mahasiswa pada demo kali ini membawa tujuh tuntutan. Pertama, tindak tegas para penjahat konstitusi dan tolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden. Kedua, turunkan harga kebutuhan pokok dan atasi ketimpangan ekonomi. 

Ketiga, menindak tegas segala tindakan Represif terhadap masyarakat sipil dengan mekanisme yang ketat dan tidak diskriminatif. Keempat, wujudkan pendidikan ilmiah gratis dan demokratis. 

Baca Juga: Polda Metro Tegaskan Siap Kawal Peserta Aksi Demonstrasi Mahasiswa!

Kelima, sahkan rancangan undang-undang pro rakyat tolak RUU Pro oligarki. Keenam, wujudkan reforma reforma agraria sejati. Dan yang terakhir tuntaskan pelanggaran HAM berat. 

Terkait

Terkini