Gegara Bilang Haram Bikin Negara Seperti Nabi, Mahfud Ditantang Debat KPAU, Denny: Kayaknya Bego, Tapi Nekad Ngatur Negara

Gegara Bilang Haram Bikin Negara Seperti Nabi, Mahfud Ditantang Debat KPAU, Denny: Kayaknya Bego, Tapi Nekad Ngatur Negara Kredit Foto: Viva

Pegiat media sosial, Denny Siregar, mengomentari aksi perwakilan ulama se-Jabodetabek yang mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

Kedatangan mereka guna beraudensi terkait penegakan sistem hukum Islam, yakni Khilafah.

Baca Juga: Denny Siregar Ngaku Disuruh Serang Dengkul Novel Bamukmin Saat Duel: Supaya Gegar Otak

Bahkan, Denny Siregar menyebut mereka orang-orang bodoh yang nekad ingin mengatur negara. Mengganti sistem Pancasila ke Khilafah.

“Kayaknya bego2 gini, tapi nekad mo ngatur negara..,”kata Denny Siregar di akun Twitter-nya, Kamis (21/4/2022).

Denny juga menyebut advokat yang mewakili para ulama se-Jabodetabek itu mirip tukang obat yang lagi jualan di pasar.

“Yang ngoceh kayak tukang obat di pasar..,”ungkapnya.

Sebelumnya, Sejumlah ulama se-Jabodetabek, dan elemen masyarakat mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, pada Selasa (19/4/2022).

Kedatangan mereka guna beraudensi terkait penegakan sistem hukum Islam, yakni Khilafah.

Anggota Koalisi Persaudaraan dan Advokasi Umat (KPAU), Ahmad Khozinudin mengatakan, dirinya mendampingi para ulama untuk bertemu Mahfud MD sekaligus ingin menuntut klarifikasi Mahfud MD terkait pernyataannya ‘haram mendirikan negara seperti Nabi.’

“Terkait pernyataan pak menteri haram mendirikan negara nabi dan beredar masifnya proposal khilafah untuk menyelamatkan bangsa Indonesia,” kata Ahmad Khozinudin, dikutip kanal YouTube Mimbar Tube, Kamis (21/4/2021).

Baca Juga: Ucapan Mahfud MD soal Haram Dirikan Negara Seperti Nabi Dipatahkan Pakar Al-Quran: Seakan-akan...

Khozinudin mengatakan, pihaknya telah menyerahkan surat undangan audensi kepada Mahfud MD. Dalam surat tersebut berisi 4 poin.

1.Bahwa khilafah adalah ajaran Islam, dalilnya adalah Alquran, Sunnah dan Ijmah Sahabat.

2.Bahwa Pak menteri bisa mengajukan tantangan untuk berdiskusi tentang khilafah, karena itu pernyataan itu penting untuk ditindak lanjuti. Menjelaskan esensi khilafah dari hukum hingga urgensinya.

3. Bahwa Pak Menteri pernah sampaikan haramnya negara nabi, pernyataan ini perlu diklarifikasi dan diluruskan.

4. Oleh karena itu kami memohon untuk beraudensi dan berdiskusi bersama pak menteri dan jajarannya bersama kami sejumlah tokoh dan para ulama se-Jabodetabek,

“Harus diyakini bahwa Khilafah adalah ajaran Islam. Oleh karena itu prespektif yang diambil dalam melihat khilafah ini adalah, khilafah itu solusi,” ujar Khozinudin.

Lihat Sumber Artikel di Fajar Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Fajar.

Terkait

Terkini