Sayang Banget Tsamara Hengkang! Padahal PSI Punya Potensi...

Sayang Banget Tsamara Hengkang! Padahal PSI Punya Potensi... Kredit Foto: Instagram/Tsamara Amany Alatas

Pemerhati politik dan ekonomi Rustam Ibrahim merespons mundurnya Tsamara Amany Alatas dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Rustam menyayangkan mundurnya Tsamara apapun alasannya.

"Sikap tidak mau masuk partai pernah diambil sejumlah tokoh muda civil society yang brilyan dan idealis diawal reformasi. Maka jadilah kursi DPR banyak diduduki politisi-politisi muda medioker dan pragmatis bahkan oportunis," kata dia dari Twitter @RustamIbrahim yang dikutip populis.id pada Jumat (22/4/2022).

Baca Juga: Dinyinyirin Seret BRIN ke Politik, Megawati: Belum Apa-apa Sudah Suudzon!

Kata dia, PSI sendiri punya potensi untuk dikembangkan sebagai partai alternatif pilihan generasi milenial dan generasi Z. 

"Partai dipimpin orang muda yang fokus memperjuangkan kepentingan kelompok-kelompok minoritas agama, etnis, kesetaraan dan keadilan gender, serta keberagaman seni dan budaya," ujarnya.

Diketahui, Tsamara Amany telah menyatakan mundur dari pengurus maupun kader PSI. Ia efektif mundur per hari ini, Senin (18/4/2022).

"Per hari tanggal 18 April 2022, saya resmi mengundurkan diri sebagai pengurus dan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Terima kasih dari hati terdalam saya atas berbagai kesempatan yang sudah diberikan @psi_id," kata @Tsamara_DKI.

Baca Juga: Tsamara Amany Mundur dari PSI, Rocky Gerung: Selamat Menempuh Kembali Jalur Akal Sehat

Dalam keterangan di Youtube, Tsamara mengatakan, keputusannya mundur adalah atas dasar urusan pribadi. Ia merasa butuh perjalanan baru di luar partai politik.

Tsamara mengaku akan fokus mengabdikan diri untuk Indonesia dengan cara-cara lain. Salah satunya fokus di isu perempuan.

"Ini bukan berarti saya merendahkan peran dan aktivitas PSI dalam membwa perubahan. Saya tetap percaya politik dan partai yang efektif dalam membawa perubahan. Hanya saja saya membutuhkan eksplorasi baru di luar ranah partai politik. Setidaknya untuk saat ini" jelasnya.

Baca Juga: Kecele! Kejagung Bongkar Kasus Mafia Minyak Goreng, KPK Malah Dikuliti Habis-habisan

Oleh karena itu, ia kembali menegaskan, bahwa keputusan mundur tidak terkait dengan perpindahan ke partai politik lain.

Terkait

Terkini