Hindari Konflik Kepentingan, Fahri Hamzah Minta Menteri Jokowi Fokus Kerja Bukan Sibuk Nyapres

Hindari Konflik Kepentingan, Fahri Hamzah Minta Menteri Jokowi Fokus Kerja Bukan Sibuk Nyapres Kredit Foto: Instagram Fahri Hamzah

Mantan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah turut mengomentari soal 4 menteri Kabinet Indonesia Maju yang ingin bertarung di Pilpres 2024.

Ia mengatakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi perlu melakukan koreksi terhadap keempat menteri tersebut.

"Sekarang ini ada kepentingan presiden untuk melakukan koreksi secara besar-besaran terhadap kegagalan kabinetnya pada setengah periode terakhir," ujar Fahri dikutip dari GenPI.co, Jumat (22/4/2022).

Baca Juga: Petinggi Partai Demokrat: Menteri Jokowi Harus Kerja Bukan Sibuk Nyapres

Politikus Partai Gelora Indonesia itu menegaskan Presiden Jokowi harus melakukan sesuatu yang serius terkait hal tersebut.

"Pernyataan presiden dulu tentang tidak bolehnya ada rangkap jabatan harus diwujudkan sekarang," ucapnya.

Dirinya menilai restu dari kepala negara untuk para menterinya akan menghambat kinerja, karena berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Baca Juga: Waduh... NII Ingin Lengserkan Jokowi Sebelum 2024? Pengamat Teroris Ungkap Begini

"Bagaimanapun juga, orang yang sebagian pikirannya ada di Pilpres 2024 pasti mengalami konflik kepentingan," jelas Fahri.

Oleh sebab itu, menurut Fahri, semua jenis rangkapan jabatan, terutama, yang merangkap jabatan politik pengurus partai, pimpinan partai harus dihentikan.

Fahri melihat tersebut merupakan jalan terakhir yang perlu dilakukan presiden untuk mengembalikan wibawa kabinet yang mulai dipersoalkan oleh orang-orang.

"Supaya seluruh menterinya fokus bekerja secara profesional dan tidak ada lagi yang mendua," tuturnya.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan GenPI.

Terkait

Terpopuler

Terkini