Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng, DPR RI: Bikin Kebijakan Jangan Angin-Anginan!

Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng, DPR RI: Bikin Kebijakan Jangan Angin-Anginan! Kredit Foto: Instagram/Mulyanto

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta agar kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng yang ditekan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan kebijakan yang hanya meredam kegaduhan.

Kebijakan yang akan dijalankan per tanggal 28 April itu jangan sampai hanya jadi penenang dari kegaduhan akibat ditangkapnya Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan serta sejumlah pimpinan perusahaan minyak goreng raksasa.

"Keputusan Presiden Jokowi melarang ekspor minyak goreng dan CPO jangan angin-anginan. Jangan dibuat sekedar untuk meredakan kegaduhan masyarakat," kata Mulyanto dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/4/2022).

Baca Juga: Eng Ing Eng... Diprediksi Bakal Ada Tersangka Lagi Kasus Minyak Goreng, Lebih Kakap dari Dirjen, Siapa Tuh?

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu berharap kebijakan larangan ekspor minyak goreng bisa bertahan lama, tidak senasib dengan larangan ekspor batu bara yang hanya berlangsung selama sepekan.

“Semoga kebijakan itu tidak bernasib sama seperti larangan ekspor batu bara yang hanya berumur sepekan. Dan ironisnya kebijakan larangan ekspor batu bara yang ditetapkan Presiden dibatalkan oleh Menko Maritim dan Investasi,” kata Mulyanto.

Menurut Mulyanto pemerintah sudah semestinya memprioritaskan minyak goreng dan bahan baku minyak goreng bagi kebutuhan pasar dalam negeri.

Baca Juga: Bukan Main! Larang Ekspor CPO dan Migor Disebut Gak Bakal Mempan, Jokowi Gunakan Jurus Dewa Mabok...

Sebab sangat memalukan apabila masyarakat kesulitan mendapat minyak goreng padahal tinggal di negara produsen minyak goreng terbesar.

"Indonesia sebagai negara produsen terbesar minyak goreng dunia, namun di sisi lain rakyatnya justru antri minyak goreng, karena langka. Ini kan kondisi yang memalukan," pungkasnya.

Baca Juga: Muannas Alaidid Dicengin Wasekjen PAN: Jangan Lebay Dong... Kita Lawan Nanti Anda Cemen

Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi memutuskan untuk melarang ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng mulai hari Kamis 28 April 2022.

Keputusan itu dilakukan agar pasokan minyak goreng di dalam negeri kembali melimpah dan harganya murah. Hal tersebut diputuskan presiden dalam rapat terbatas bersama menterinya, yang digelar kemarin, Jumat (22/4/2022).

Terkait

Terkini

Populis Discover