Gegara Plot Twist, Eko Patrio Curiga Jajaran Mendag Lutfi Enggak Cuma Main Minyak Goreng

Gegara Plot Twist, Eko Patrio Curiga Jajaran Mendag Lutfi Enggak Cuma Main Minyak Goreng Kredit Foto: Instagram/@ekopatriosuper

Anggota Komisi VI DPR RI, Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio, memberikan apresiasi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) karena telah mengungkap mafia minyak goreng dengan menetapkan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana, sebagai tersangka.

Dia menyebutkan penetapan tersangka itu juga patut disesalkan karena mafia minyak goreng ternyata ada di dalam Kemendag selaku regulator.

Baca Juga: China Sampai Ngomong Begini Soal Serangan di Masjid Al Aqsa

“Kami apresiasi dengan langkah Kejagung dalam mengungkap mafia migor. Di sisi lain, saya prihatin karena di saat yang sama kita dipertontonkan bahwa salah satu mafia ada di dalam institusi pembuat kebijakan yaitu Kemendag sendiri,” ujar Eko Patrio.

Eko menyarankan peristiwa tersebut sudah seharusnya menjadi pekerjaan rumah bagi Kemendag dalam memberantas mafia yang ada di tubuh institusinya sendiri.

Terlebih Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, sempat ingin mengungkap tersangka mafia minyak goreng.

"Apalagi waktu itu Menteri Perdagangan pernah sesumbar akan mengungkap mafia migor yang tertangkap, ini plot twist karena ternyata yang tertangkap adalah anak buahnya sendiri," lanjutnya.

Akibatnya, lanjut Eko, masyarakat susah mendapatkan minyak goreng murah dan pada akhirnya merembet ke harga-harga pangan lain.

Baca Juga: Berat! Bawa-bawa Hisab, Refly Harun Tanggapi Bocil yang Teriaki Jokowi ‘Ya Ndak Tahu Kok Tanya Saya’

Lebih lanjut, Eko berharap Kejagung dapat mengungkap kasus tindak pidana korupsi tersebut secara utuh. Termasuk, untuk mengungkap pihak-pihak lain yang terlibat dalam kasus ini.

"Ke depan, saya berharap aparat penegak hukum seperti Kejagung bisa mulai menelusuri penyelewengan yang terjadi di kementerian ini. Jangan-jangan bukan hanya migor, tetapi ada penyelewengan fasilitasi ekspor maupun impor komoditas lain," pungkasnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung menetapkan Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) berinisial IWW sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO). Dia ditetapkan sebagai tersangka bersama tiga perusahaan swasta lainnya.

Lihat Sumber Artikel di JPNN.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan JPNN.com.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover