Jadi Buronan Penista Agama, Pendeta Saifuddin Masih Bebas Hina Islam Lewat YouTube, Total 614 Video yang Sudah Diunggah, Astaganaga!

Jadi  Buronan Penista Agama, Pendeta Saifuddin Masih Bebas Hina Islam Lewat YouTube, Total 614 Video yang Sudah Diunggah, Astaganaga! Kredit Foto: Viva

Tersangka penistaan agama dan ujaran kebencian yang menyinggung suku, agama, ras dan antargolongan (Sara) Pendeta Saifuddin Ibrahim masih bebas menyinggung umat Islam lewat unggahan video di kanal YouTubunya, kendati pendeta kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat pada 26 Oktober 1965 itu kini menjadi buronan pihak kepolisian.

Hingga kini, pihak kepolisian belum membekukan saluran YouTube yang dikelola Saifuddin, sehingga yang  bersangkutan masih bebas membuat konten kontroversial dengan tetap  menyinggung umat Islam.

Hingga Senin (25/4/2022) total video yang telah diunggah di kanal YouTubenya sudah mencapai  614.  Konten - konten sensitif itu diproduksi dan diunggah sejak dua tahun lalu.

Video terbaru Saifuddin Ibrahim diunggah pada Minggu (24/4/2022) dengan judul ‘Ceramah Tarawih: Mencintai Dunia oleh Bang Mamad Arab’ Secara garis besar video terbaru ini, Saifuddin mengaku ingin memberi hak jawab dan klarifikasi mengenai tudingan yang menyebut Alkitab sudah dipalsukan. 

Baca Juga: Masinton: Mafia Minyak Goreng Kumpulkan Dana untuk Bayar Penundaan Pemilu 2024!

“Saya ingin memberi hak jawab atas tuduhan saudara kita yang disebelah sana, ancaman dan  tuduhan itu  berupa penghinaan, dan penistaan yang diberikan kepada orang - orang percaya, bahwa alkitab itu sudah dipalsukan, jadi saya harus memberikan klarifikasi sebuah jawaban yang tidak bisa dijawab dengan leluasa oleh pendeta- pendeta yang sudah Kristen dari dulu,” kata Saifuddin dalam video terbarunya dikutip Populis.id. 

Banyaknya konten sensitif yang masih yang masih diproduksi Saifuddin hingga kini membuat Pendeta Joshua Tewuh geram. Menurutnya apa yang dilakukan Saifuddin sungguh berbahaya, tidak hanya membahayakan dirinya namun juga pendeta - pendeta lainnya di Indonesia. Semua konten sensitif Saifuddin disebutnya sangat mungkin menyulut konflik horizontal masyarakat Indonesia  

“Yang kamu lakukan itu membahayakan lho, bukan kepada dirimu saja tapi juga ke banyak orang. Bisa memicu konflik horisonal. Kamu enak sudah kabur ke Amerika Serikat, kami di sini yang susah. Kamu sengaja provokasi umat Islam, kami yang kena getahnya. Anda kesetanan,” kata Pendeta Joshua Tewuh seperti.

“Tidak sama lho penginjilan dengan menjelekkan agama lamanya. Menjelek-jelekkan agama lain itu bukan penginjilan. Penginjilan itu memberikan kabar baik, dengan cara yang baik, dengan materi yang terbaik dalam penyajiannya. Bagi saya apa yang dilakukan Saifuddin Ibrahim ini bukan penginjilan,” tegas pendeta yang tinggal di Kalibata City, Jakarta itu.

Polisi dan Kominfo Nggak Ngaku Kesulitan Blokir Saluran Youtube Pendeta Saifuddin

Kendati Saifuddin masih aktif memproduksi konten - konten sensitif namun hingga kini polisi dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) masih belum memblokir saluran YouTube milik Saifuddin.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengaku, pihaknya masih belum bisa membekukan saluran YouTube Saifuddin karena berbagai alasan, salah satunya kata dia pemblokiran akun mesti melewati berbagai mekanisme yang cukup rumit. Pembekuan akun YouTube tidak bisa dilakukan sembarangan.


Baca Juga: Disuruh Jaga Kiai Malah Jaga Gereja, Anggota Banser Digampar KH Syukron Makmun: Mestinya Kamu Itu di Rumah Saya Setiap Minggu!

"Penutupan akun itu ada syarat Undang-Undangnya. Kita tidak bisa menutup akun seenaknya, ada syaratnya, syarat-syaratnya itu banyak, ya syaratnya banyak. Dan syarat-syarat ini diperiksa betul oleh platform digital karena mereka mempunyai code of conduct sendiri," Kata Johnny.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover