Youtubenya Mau Dibekukan, Pendeta Saifuddin Malah Mengejek Menko Mahfud MD: Ini Si Marmud Nyuruh Hapus Akun Saya, Eh.. Ini Akun untuk….

Youtubenya Mau Dibekukan, Pendeta Saifuddin Malah Mengejek Menko Mahfud MD: Ini Si Marmud Nyuruh Hapus Akun Saya, Eh.. Ini Akun untuk…. Kredit Foto: Tangkapan Layar YouTube Saifuddin Ibrahim

Tersangka kasus penistaan agama dan ujaran kebencian Pendeta Saifuddin Ibrahim terus berulah menyinggung siapa saja yang dianggap bertentangan dengan dirinya.

Terbaru Saifuddin marah - marah ke Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD.

Itu terkait perintah Mahfud MD  yang meminta saluran Youtube milik pendeta jebolan Fakultas Ushuluddin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada 1989 segera dibekukan lantaran hingga kini yang bersangkutan masih terus memproduksi konten - konten yang menyinggung Islam, kendati dirinya telah menjadi buronan kasus penistaan agama.  

Saifuddin lantas menyebut permintaan Mahfud sangat aneh. Ia menganggap selama ini telah mempergunakan saluran youtube pribadinya secara baik-baik, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat agar menjadi lebih pandai. Selain itu, Saifuddin juga mengejek Mahfud MD dengan sebutan Marmud MD.

Baca Juga: Jadi Buronan Penista Agama, Pendeta Saifuddin Masih Bebas Hina Islam Lewat YouTube, Total 614 Video yang Sudah Diunggah, Astaganaga!

"Ini Marmud MD menyuruh untuk menghapuskan akun Saifuddin Ibrahim. Eh ini akun untuk memandikan orang, kok begitu banget ini orang ya," kata Saifuddin dalam vidio bertajuk  "Menkopolhukam, Tolong Jangan Tutup Akun Saifuddin Ibrahim," dikutip Populis.id, Senin (25/4/2022).

Saifuddin menyebut sikap Mahfud MD seperti seorang kadrun dengan memerintahkan kepolisian untuk menghapus akun  youtube pribadinya. Ia pun heran mengapa Presiden Joko Widodo bersedia memilih menteri yang menurutnya bagian dari kalangan kadrun.

"Begitu saya minta penghapusan 300 ayat untuk Menteri Agama, eh si Marmud MD tiba-tiba muncul jadi kadrun. Kok Pak Jokowi milih menteri kadrun koyo ngene itu loh," ujarnya.

Saifuddin mengakui bahwa saudara-saudara yang seiman dengannya kerap menyarankan agar tidak mencampuri keyakinan atau agama orang lain. Namun Saifuddin tetap bersikeras akan terus melakukan dakwahan yang menurutnya benar karena ia merasa tidak memiliki waktu hidup yang lama.

"Apalah artinya saya, saya hanyalah seonggok manusia yang hanya hidup sebentar," ungkapnya.

Sebelumnya, pasca diperintahkan oleh Menkopolhukam untuk menghapus akun youtube Saifuddin Ibrahim, pihak kepolisian langsung memberikan keterangan.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko menyatakan, alasan pihaknya belum membekukan akun youtube milik Saifuddin lantaran pihaknya masih membutuhkan video - video tersebut untuk kepentingan penyidikan.

“Ada hal-hal tertentu yang tidak bisa langsung dihapus karena untuk kepentingan penyidikan," kata Gatot saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jumat (1/4/2022).

Sejauh ini kata Gatot, pihaknya masih terus mendalami semua konten milik Saifuddin itu, setelah tuntas melakukan pendalaman akan ada upaya untuk membekukan saluran tersebut. 

"Ini sedang berproses,” singkatnya. 

Selain  itu, Gatot mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait rencana pemblokiran akun youtube tersebut. 

Baca Juga: Khalid Basalamah Bilang Islam Disebarkan Pertumpahan Darah, Cucu Nabi Naik Pitam: Bahaya Orang Ini Kalau Masih Ada di Indonesia!

"Jadi kita sudah berkoordinasi dengan Kominfo untuk dapat dilakukan pemblokiran terhadap akun tersebut," katanya lagi.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover