Bupati Ade Yasin Tertangkap KPK, Baca Fakta Lengkapnya di Sini!

Bupati Ade Yasin Tertangkap KPK, Baca Fakta Lengkapnya di Sini! Kredit Foto: Viva

Dunia politik kembali lagi menghebohkan jagat raya. Sosok Bupati Bogor, Ade Yasin ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mengejutkannya lagi, Ade Yasin tidak hanya ditangkap sendiri melainkan ditangkap bersama dengan sejumlah pihak dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat. Mereka ditangkap rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK pada Rabu (26/4/2022) malam hingga Kamis (27/2/2022) pagi.

Penangkapan Ade Yasin beserta pihak dari BPK diduga karena melakukan tindak pemberian dan penerimaan suap. Saat ini, Ade Yasin beserta pihak dari BPK masih diamankan oleh pihak berwajib dan berada di dalam Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Mereka, di mana mereka sedang diperiksa lebih detail dan intensif oleh para tim KPK.

Baca Juga: KPK Tangkap 12 Orang dalam OTT di Kabupaten Bogor, Termasuk Ade Yasin dan Sejumlah Pejabat

Terkait kasus penangkapan tersebut, memantau berbagai sumber, kondisi kantor pemerintahan di Kabupaten Bogor nampak sepi dan tidak ada aktivitas kegiatan pejabat pada biasanya.

Lantas, seperti apa si fakta-fakta terkait penangkapan Ade Yasin ini? Yuk scrool lebih lanjut

1.Tak Hanya Menangkap Ade Yasin, Pejabat Lainnya Juga Terseret

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim KPK pada Selasa 26 April 2022 hingga pagi hari Rabu 27 April 2022, pihak KPK membenarkan tim penindakan lembaga antirasuah mengamankan Bupati BogorĀ Ade Yasin dalam operasi senyap. Tak hanya menangkap Ade Yasin, Pejabat lainnya juga terseret

"KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat. Di antaranya Bupati Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (27/4/2022) yang kami lansir dari liputan6.

Pejabat yang ikut terseret yaitu sejumlah pihak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat yang merupakan auditor karena diduga kasus penerimaan suap.

Selanjutnya
Halaman

Populis Discover

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini