Ketua Fraksi PKB-PPP DPRD DKI Jakarta Hasbiallah Ilyas merasa heran dengan dengan penampakan pemudik yang mengenakan kaus bergambar wajah gubernur DKI Jakarta dan bertuliskan ‘Anies Presiden Indonesia’
Anak buah Muhaimin Iskandar (Cak Imin) itu meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berbicara jujur mengenai dana yang dipakai buat bikin kaus kampanye tersebut, sebab semua pemudik yang mengenakan baju ‘Anies Presiden Indonesia’ itu adalah warga yang ikut program mudik gratis yang diongkosi Pemprov DKI pakai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
“Uangnya dari mana, kan kita tanya sumber keuangannya. Jangan kayak jin nggak kelihatan, nggak tahu orangnya, kata Hasbiallah kepada wartawan Senin (2/5/2022).
Hasbiallah menegaskan, jika kaus itu diproduksi dengan menguras anggaran mudik gratis, maka Anies Baswedan mesti dikecam dan kritik sekeras - kerasnya, sebab memakai uang rakyat untuk kepentingan politik.
Sebagai salah satu sosok yang disebut - sebut paling berpotensi menjadi calon presiden 2024, Anies kata Hasbiallah sah - sah mengkampanyekan dirinya, tetapi dengan catatan kegiatan tersebut tidak disusupi dalam berbagai kegiatan Pemprov DKI Jakarta, apalagi kegiatan itu dibiayai pakai APBD.
“Andaikata itu ada bantuan dari pemerintah daerah ya nggak usah diembel-embeli politik, toh itu duit rakyat juga kok, duit masyarakat Jakarta kok, dari hasil pajak masyarakat Jakarta,” tambahnya.
“Kalau Pak Anies mau kampanye, silahkan itu hak beliau sebagai warga negara, tidak ada masalah. Tapi kita harus di bulan yang bagus ini janganlah kegiatan Pemprov ini disusupi dengan kegiatan politik,” katanya menambahkan.
Hasbiallah melanjutkan, tetapi jika kaus putih yang dikenakan pemudik itu dibikin secara mandiri oleh relawan Anies Baswedan kemudian dibagikan kepada para pemudik, maka hal tersebut tak perlu diributkan, terlepas dari tudingan kampanye terselubung, Hasbiallah menganggap hal itu wajar dan tidak melanggar peraturan apapun.
“Kalau memang tidak ada uang Pemda, ada uang dari sumbangsih masyarakat yang mendukung Pak Gubernur, men-support Pak Gubernur ya nggak ada masalah itu. Kalau ( biaya produksi baju) dari masyarakat tidak ada masalah. Jangankan hanya satu bus, se-Jakarta mau pakai kaus Anies Baswedan juga nggak ada masalah, dari masyarakat uangnya,” tukasnya.