Bareskrim Polri Akan Ungkap Penganiayan M. Kece Minggu Depan

Bareskrim Polri Akan Ungkap Penganiayan M. Kece Minggu Depan Kredit Foto: Galih Pradipta

Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri bakal mengumumkan tersangka penganiaya penista agama Muhammad Kosman alias Muhammad Kece. Penetapan tersangka diumumkan setelah polisi melakukan pra rekontruksi dan gelar perkara.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Irjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, setelah pra rekonstruksi, penyidik melaksanakan gelar perkara guna menetapkan tersangka. Gelar perkara itu dijadwalkan pekan depan.

"Mungkin dalam minggu depan, penyidik akan melakukan gelar perkara dengan melihat hasil pra rekonstruksi," kata Andi Rian kepada media, Jakarta, Sabtu (25/9/2021).

Polisi mengaku belum bisa melakukan gelar perkara penganiayaan terhadap Muhammad Kece pekan ini karena masih membutuhkan keterangan tambahan terhadap beberapa saksi.

"Ada beberapa keterangan yang harus dikonfrontasi," kata Andi.

Baca Juga: Bareskrim Periksa 3 Napi Dari Kasus Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece

Disebutkan pula jumlah saksi yang akan diperiksa sebanyak 18 orang dalam perkara dugaan penganiayaan terhadap Kece di Rutan Bareskrim Polri, Kamis (26/8/2021).

Kedelapan belas saksi itu terdiri atas empat petugas penjaga tahanan, dua saksi ahli (dokter pemeriksa Kece), pelapor dan terlapor, sisanya adalah saksi dari pihak tahanan Rutan Bareskrim Polri.

Andi mengatakan, dari pemeriksaan saksi-saksi dan pengumpulan barang bukti terungkap kronologis awal penganiayaan. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/8/2021) dini hari rentang waktu pukul 00.30 WIB sampai dengan 01.30 WIB.

Peristiwa diawali saat Irjen Pol Napoleon Bonaparte bersama tiga tahanan lainnya masuk ke kamar sel isolasi Muhammad Kece pada sekitar pukul 00.30 WIB.

Satu orang saksi tahanan lainnya disuruh mengambil plastik putih ke kamar Napoleon Bonaparte yang kemudian diketahui berisi tinja (kotoran manusia).

"Oleh NB, kemudian korban dilumuri dengan tinja pada wajah dan bagian badannya. Setelah itu berlanjut pemukulan/penganiayaan terhadap korban MK oleh NB," kata Andi.

Peristiwa penganiayaan tersebut diduga berlangsung selama satu jam, terlihat dari bukti rekaman kamera pengawas (CCTV), tercatat pukul 01.30 WIB, NB dan tiga tahanan lainnya meninggalkan kamar sel Kece.

Selain itu, cara Irjen Pol Napoleon Bonaparte bisa masuk ke kamar sel M Kece diketahui telah menukar terlebih dahulu gembok kamar sel milik Kece dengan kamar sel tahanan lainnya berinisial H alias C.

Baca Juga: Terkuak Detik-Detik Muhammad Kece Dibuat Babak Belur Versi Orang FPI, Ternyata Oh Ternyata

Lihat Sumber Artikel di Akurat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini