Said Aqil Bawa Kabar Nggak Enak, Pemerintah Diminta Waspada, Ancamanya Nggak Main-main Bos, Nyawa Taruhannya

Said Aqil Bawa Kabar Nggak Enak, Pemerintah Diminta Waspada, Ancamanya  Nggak Main-main Bos,  Nyawa Taruhannya Kredit Foto: Muhammad Adimaja

Ketum PBNU Said Aqil Siroj mengingatkan pemerintah bahwa pandemi Covid-19 saat ini masih ada meskipun pada kasus di Indonesia sedang landai.

Untuk itu, Said Aqil, meminta pemerintah untuk mengantisipasi gelombang tiga covid-19 yang bisa menerpa kapan saja.

Baca Juga: Yang Puji Rocky Gerung Baca Alquran Disentil, Said Didu.. Benarkah Anda Banyak Makan Uang Haram? Maling..

"Menurut keterangan epidomolog, berdasarkan pola kurva tiga-lima bulanan, lonjakan diperkirakan terjadi di akhir 2021," kata Said Aqil dalam Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2021, Sabtu (25/9/2021).

"NU mendukung percepatan vaksinasi agar segera terbentuk herd immunity atau kekebalan komunitas," sambungnya.

Baca Juga: Kutuk Keras Soal Perusakan Tempat Ibadah Ahmadiyah, Said Aqil Bilang Begini...

Lebih lanjut, dia juga meminta pemerintah agar memperhatikan sistem kesehatan nasional yang ada saat ini.

Hal ini bisa dilakukan dengan meningkatkan rasio dan keandalan fasilitas kesehatan, mengurangi kesenjangan distribusi fasilitas dan tenaga kesehatan.

Serta memperkuat ekosistem kesehatan, mulai kemandirian farmasi, penambahan dokter dan nakes, kapasitas RS dan Puskesmas, dan produksi alkes (alat kesehatan).

Baca Juga: Pecat Pegawai Gagal TWK, Sudirman Said: Bukti Pelemahan KPK Sudah Dirancang Lama!

"Saat ini, sekitar 94 persen alkes yang beredar adalah produk impor. Dominasi alkes impor menandai rapuhnya sistem kesehatan nasional," pungkas Said Aqil.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini