PDIP Jangan Remehkan Kekuatan Rakyat, Bahaya Sekali Kalau Berani Sanksi Ganjar

PDIP Jangan Remehkan Kekuatan Rakyat, Bahaya Sekali Kalau Berani Sanksi Ganjar Kredit Foto: Sigid Kurniawan

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (LKAB) Rudi S Kamri menyoroti dugaan polemik internal PDIP dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menurut dia, PDIP seharusnya bisa belajar dari pengalaman saat mengangkat Presiden Jokowi pada tahun 2014.

Baca Juga: Mas Ganjar Mesti Waspada, Gelagat Mencurigakan Hasto Cs Mulai Terendus

"Kekuatan rakyat itu luar biasa, sama halnya saat Jokowi diangkat PDIP waktu itu. Jadi, sanksi yang diucapkan PDIP ini bahaya," ucap Rudi kepada GenPI.co, Kamis (23/9/2021).

Sebelumnya, Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya akan ada sanksi tegas kepada kader yang mendeklarasikan diri maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menurut Hasto, calon presiden dan wakil dari PDIP akan ditentukan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Membaca hal tersebut, Rudi menganggap ancaman dari PDIP akan merugikan, mengingat suara rakyat yang cukup besar.

Baca Juga: Giring Bilang Anies Pembohong, Pengamat: Sangat Tendensius, Itu Berkategori Serangan Pribadi

"Jadi, saya menyarankan PDIP agar tidak berlebihan lah dalam membuat statement. Sebab, itu sama saja mengekang suara rakyat," jelasnya.

Selain itu, Rudi menilai ucapan tersebut disinyalir ditujukan kepada Ganjar Pranowo, lantaran sukarelawannya mulai bermunculan.

Baca Juga: Said Aqil Bawa Kabar Nggak Enak, Pemerintah Diminta Waspada, Ancamanya Nggak Main-main Bos, Nyawa Taruhannya

Dengan demikian, kata dia, hal itu sebenarnya bisa dimanfaatkan PDIP untuk meraup suara pada Pemilu 2024.

"PDIP harus melihat realita di lapangan, yang mana Ganjar mendapat dukungan dari rakyat. Jadi, ini seharusnya bisa menjadi senjata untuk kembali menang pada 2024," imbuhnya.

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini