Profesor Pembeking Jokowi Mati-matian Bela Rektor ITK yang Bilang Hijabers Manusia Gurun: Nggak Ada Pasal yang Dilanggar, Dia Hanya....

Profesor Pembeking Jokowi Mati-matian Bela Rektor ITK yang Bilang Hijabers Manusia Gurun: Nggak Ada Pasal yang Dilanggar, Dia Hanya.... Kredit Foto: Fajar.co

Guru besar Universitas Airlangga (Unair) sekaligus loyalis Presiden Joko Widodo Profesor Henri Subiakto tidak setuju jika Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan Prof Budi Santoso Purwokartiko, diganti. Rektor ITK dinilainya tidak melanggar pasal apa pun dari Undang-undang (UU).

Baca Juga: Kaitkan ISIS, Abu Janda Pasang Badan ke Deddy Corbuzier Soal Undang Pasangan LGBT Bahas Gay: Saya Setuju

“Ditanya TV One apa setuju rektor ITK diganti krn ucapannya, sy bilang tidak. Krn tdk ada pasal UU yg dilanggar, ini persoalan salah ucap. Jd preseden buruk, jk pemerintah tunduk pd “pengadilan medsos” yg tdk kompeten & tdk objektif. Hati2 dg Trending yg srg sbg “permainan akun2.” tulis Profesor Henri Subiakto di akun Twitternya, Selasa (10/5/2022).

Cuitan Henri Subiakto direspons sejumlah warganet.

“Kalau yang salah ucap sekolam, itu melanggar UU. Tapi kalau ucapannya bener namun beda kolam, baru dicari-cari bagian melanggarnya walaupun cuman seupil,” beber @RayyiyyaR_.

“@henrysubiakto menyebut ; Equality before the law (Asas persamaan dihadapan hukum)Mrpkan Salah satu prinsip negara hukum. Asas tsb menegaskan bhw setiap warga negara bersamaan kedudukannya di hadapan hukum dgn tdk ada pengecualian. Ngapa Lo gak ngomong hal beginian,” kata @YandraD31.

“Mmg tdk ada pasal yg dilanggar, tp apakah rektor cocok berkata demikian, kurang bijaksana mnurut saya,” jelas @Causalitas.

Baca Juga: Anies Baswedan Ancang-ancang Mau Nyapres, Eh Malah Disuruh Masuk Kristen Sama Pendeta Saifuddin: Terima Yesus dan Bapak Jadi Presiden!

Sebelumnya, Kemendibudristek memberhentikan rektor ITK dari posisi reviewer Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) seusai unggahannya yang dinilai banyak pihak bernuansa diskriminasi, ujaran kebencian, dan menyinggung SARA.

Lihat Sumber Artikel di Fajar Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Fajar.

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover