Calon Presiden Itu-itu Aja? Ilmuan Politik Saiful Munjani Bongkar Penyebab Terbatasnya Calon Presiden dan Wakil Presiden

Calon Presiden Itu-itu Aja? Ilmuan Politik Saiful Munjani Bongkar Penyebab Terbatasnya Calon Presiden dan Wakil Presiden Kredit Foto: Akurat

Akibat tingginya ketentuan minimal 20 persen pencalonan Presiden dan Wakil Presiden atau presidential threshold oleh partai politik maka peluang untuk mendapatkan pemimpin yang lebih fresh menjadi terbatas. Hal tersebut dipaparkan oleh ilmuan politik, Saiful Mujani, dalam program ‘Bedah Politik bersama Saiful Mujani’ episode “Calon Presiden Tanpa Ambang Batas?” yang tayang di kanal YouTube SMRC TV pada Kamis, (12/5/2022).

Saiful Mujani menjelaskan dalam sistem presidensial yang sebenarnya, tidak ada hubungan antara hasil pemilu legislatif dengan syarat pencalonan Presiden dan Wakil Presiden.

Ia mencontohkan pada pemilihan Presiden di Prancis yang baru selesai, ada 12 pasangan calong presiden. Padahal Prancis menganut sistem semi presidensial, campuran antara parlementarisme dengan presidensialisme. Itu pun pencalonan presidennya cukup terbuka.

“Tidak ada threshold yang besar seperti di Indonesia. Walaupun yang dimuat oleh media hanya Macron dan Le Pen, tapi sebenarnya ada 12 pasangan calon,” ujar Saiful.

Baca Juga: Ada 2 Akun, Roy Suryo Ungkap Benang Merah Foto Editan Anies Pakai Koteka yang Diunggah Ruhut Sitompul: Cermati Penghuni Kolam...

Sedangkan, di Amerika Serikat, menurut Saiful Munjani, negara yang menjadi model sistem presidensialisme dunia, syarat untuk menjadi calon presiden cukup sederhana, yakni kelahiran Amerika, tinggal tetap di Amerika minimal 14 tahun, berumur minimal 34 tahun, dan tidak melakukan tindakan kriminal. Tidak ada syarat lain, misalnya harus dari partai politik, apalagi partai politik dengan jumlah kursi tertentu di Kongres atau DPR seperti di Indonesia.

"Bisa begitu saja seseorang menyatakan diri sebagai calon presiden. Kalau dia menghabiskan dana lebih dari 5 ribu dollar dalam kampanye, maka ia diharuskan daftar ke KPU. Begitu sederhana,” tutur Saiful.

Baca Juga: Buntut Postingan Anies Pakai Koteka, Ruhut Sitompul Dipolisikan Pakai Pasal Ini, Hukumannya Gak Main-main Bos Dipenjara 6 Tahun!

“Pada pemilihan presiden Amerika Serikat terakhir, pada 2020, yang banyak diketahui hanya Trump melawan Biden, padahal calon yang maju ada 36 pasangan,” tambahnya.

Selanjutnya
Halaman

Populis Discover

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini