Waketum NasDem Nilai Koalisi Indonesia Bersatu Masih Prematur

Waketum NasDem Nilai Koalisi Indonesia Bersatu Masih Prematur Kredit Foto: Mohamad Hamzah

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali menilai Koalisi Indonesia Bersatu yang dibentuk Golkar, PAN, dan PPP masih prematur. Apalagi, menurutnya, pertemuan ketiga Ketua Umum Partai tersebut baru sekali dilakukan.

"Koalisi itu sepertinya masih amat prematur. Lagipula pertemuannya masih baru sekali," ujar Ali dikutip dari Beritasatu.com, Jumat (13/5/2022).

Kemudian Ali bicara soal peluang koalisi partai NasDem. Menurut dia, koalisi partainya baru akan diumumkan oleh ketua umum Surya Paloh sebelum pelaksanaan rapat kerja nasional (Rakernas) pada 15 hingga 16 Juni mendatang.

Sebagai informasi, salah satu agenda penting Rakernas NasDem adalah mengumumkan tiga Capres usulan dari masing-masing dewan pimpinan wilayah.

Baca Juga: Koalisi Indonesia Bersatu Terbentuk, Pengamat Sebut Peluang Tiga Pasang Capres di Pilpres 2024

"Ketua umum bisa mengumumkan koalisi yang dibentuk oleh Nasdem. Kita berharap sebelum pengumuman nama yang diusulkan oleh rakernas itu kalau kemudian diawali dengan pengumuman koalisi," ungkap Ali.

Namun, Ali belum bisa memastikan waktu pengumuman koalisi partainya tersebut.

"Tapi ini harapan saya sebagai waketum. Pengumuman rekomendasi yang ditetapkan oleh ketua umum akan lebih menarik dan seksi kalau kemudian koalisi sudah terkumpul," katanya.

Sebelumnya, Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PPP Suharso Monoarfa, dan Ketum PAN Zulkifli Hasan bersepakat menjalin kerja sama untuk pemilu mendatang dengan membentuk Koalisi Indonesia Bersatu.

Baca Juga: Koalisi Indonesia Bersatu Akan Tentukan Capres yang Diusung pada Pertemuan Selanjutnya

"Jadi pertemuan ini tentu diharapkan dengan matahari ini PAN bisa berjalan, dan pohon beringin semakin tumbuh. Dan juga pertemuan kerja sama ini adalah yang diridhoi oleh Allah SWT," ujar Airlangga di Rumah Heritage Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/5/2022) malam.

Populis Discover

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini