Ini Alasan Mengapa Reshuffle Kabinet Besok Hampir Pasti Dilaksanakan

Ini Alasan Mengapa Reshuffle Kabinet Besok Hampir Pasti Dilaksanakan Kredit Foto: Instagram Jokowi

Setelah kabarnya berembus sejak sekitar 2 minggu lalu, rencana reshuffle kabinet oleh Presiden Jokowi kemungkinan akan diselenggarakan pada Rabu, 29 September 2021, bertepatan dengan Rabu Pon. Apabila benar, maka Presiden Jokowi sendiri yang akan mengumumkannya, seperti disebutkan oleh Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman.

"Kalau ada reshuffle tentu presiden sendiri yang akan mengumumkan. Karena hak prerogatif presiden," ujarnya pada Selasa (28/9/2021).

Baca Juga: Besok Rabu Pon, Presiden Jokowi Fix Rombak Kabinet? Istana Kasih Bocoran...

Dalam reshuffle kali ini, Jokowi memperoleh kekuatan baru dalam Koalisi Indonesia Maju dengan bergabungnya Partai Amanat Nasional (PAN). Hal ini seperti disebutkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate yang mengabarkan hadirnya Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan beserta Sekretaris Jenderal Eddy Soeparno dalam rapat koalisi di Istana Negara, Rabu (25/9/2021).

Adapun kabarnya reshuffle ini adalah dalam rangka mengakomodir PAN untuk masuk ke dalam koalisi pemerintah. 

"(PAN) sahabat baru kami dalam koalisi semakin memperkuat dan semakin memperkaya gagasan-gagasan dan pandangan-pandangan serta ide-ide baru dalam rangka melanjutkan pemerintahan dan mengisi demokratisasi di Indonesia," ungkapnya.

Baca Juga: Jokowi Diprediksi Reshuffle Kabinet Bulan Oktober, Kursi Menteri untuk PAN Masih Jadi Misteri Nih...

Hal yang unik dari reshuffle kabinet sepanjang Jokowi menjabat sebagai presiden adalah kebiasaannya mengambil hari Rabu Pon dan Rabu Pahing. Dalam budaya masyarakat sendiri, Rabu Pon sering dianggap sebagai hari bagus. 

Adapun selama menjabat, reshuffle kabinet yang pertama dilakukannya pada periode pertama ia menjabat, jatuh pada 12 Agustus 2015, Rabu Pon. Saat itu Jokowi masih memimpin Kabinet Kerja.

Reshuffle yang kedua dilaksanakan pada 27 Juli 2016, Rabu Pon. Kemudian, yang ketiga diumumkan pada 17 Januari 2018, Rabu Pahing. Beberapa bulan kemudian, 15 Agustus 2018, Jokowi kembali melakukan reshuffle, tepatnya pada Rabu Pahing pula.

Selanjutnya pada periode keduanya, yakni bersama Kabinet Indonesia Maju yang kini memerintah, reshuffle pertama diumumkan pada 22 Desember 2020, Selasa Pahing. Lalu pada 28 April 2021, Jokowi kembali melakukan reshuffle kabinet yang mana bertepatan dengan Rabu Pon. 

Maka dari itulah, hal ini semakin memperkuat bahwa isu reshuffle akan segera dilaksanakan Jokowi pada Rabu Pon besok. 

"Wajar kalau publik mengaitkan isu reshuffle yang belakangan semakin menguat dengan Rabu Pon yang akan datang," ujar Direktur Lembaga Survei Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno pada Kamis (23/9/2021).

Lebih lanjut, ia juga menyinggung soal bergabungnya PAN ke dalam koalisi pemerintah serta Perpres perihal penambahan jabatan wakil menteri (wamen) sehingga semakin membuka momentum reshuffle.

"Memang terkait masuknya PAN ke koalisi. Kemudian dibarengi Perpres yang baru dikeluarkan soal penambahan wamen, termasuk juga soal teka-teki Panglima TNI yang baru," sambung Adi.

Adi menyebut tiga indikasi itu dijadikan acuan utama untuk melihat bahwa reshuffle sebenarnya tinggal menunggu hari.

"Karena variabel itu cukup kuat dan rasional," imbuhnya.

Baca Juga: "Kalau Melihat Tanda-tanda Alam, Reshuffle Bakal Segera Terjadi, Tak Lama Lagi"

Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini