Astaga, Putin Diduga Mengancam Keluarga Prajurit Rusia yang Hendak Mengambil Jenazah di Ukraina

Astaga, Putin Diduga Mengancam Keluarga Prajurit Rusia yang Hendak Mengambil Jenazah di Ukraina Kredit Foto: Getty Images

Presiden Rusia Vladimir Putin diduga mengacam para janda dan ibu untuk menghentikan mereka mengambil mayat tentara yang tewas dalam invasi ke Ukraina.

Pasukan Putin telah menderita kerugian besar selama 86 hari pertempuran sejak invasi dimulai. Dipercaya secara luas bahwa puluhan ribu orang Rusia tewas dalam pertempuran di Ukraina. 

Baca Juga: Terus Dijatuhi Sanksi, Putin Sasar Wapres AS hingga Mark Zuckerberg?

Penasihat Menteri Dalam Negeri Ukraina, Vadym Denysenko, mengatakan keluarga Rusia tidak mengumpulkan mayat orang-orang terkasih yang meninggal karena "takut" terhadap pihak berwenang.

Dia mengatakan “Pemerintah Putin mengintimidasi kerabat orang mati dan hilang,” kata Denysenko, dilansir dari Mirror, Sabtu (21/5). 

Mereka diduga memberi tahu keluarga yang berduka bahwa mereka tidak akan menerima kompensasi negara atas kematian orang yang mereka cintai jika mereka mengambil mayat dari pihak berwenang Ukraina. 

Baca Juga: Masjid Al Aqsa Diserang, Putin Ancam Serang Israel?

“Ini menghentikan ibu, istri, anak-anak pergi ke wilayah Ukraina dan mengambil mayat mereka yang meninggal,” kata Denysenko. 

Bersamaan dengan itu, ia mengklaim bahwa Rusia menolak untuk menerima kembali tentara yang tewas, yang mengakibatkan jenazah menumpuk di Ukraina. 

Lihat Sumber Artikel di GenPI Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Populis dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini