Medsos Picu Terorisme, Ketua PBNU Kasih Imbauan: Isi Media Sosial Dengan Narasi Positif!

Medsos Picu Terorisme, Ketua PBNU Kasih Imbauan: Isi Media Sosial Dengan Narasi Positif! Kredit Foto: Unsplash/dole777

Bahkan, ia mengungkapkan sejumlah teroris juga terpengaruh ideologi terorisme dari media sosial. Kampanye kekerasan yang ada di medsos memancing orang untuk bertindak sebagai teroris. 

"Sejumlah aktor teroris dipengaruhi oleh apa yang mereka temukan di sosmed. Misalnya mantan TKI dari Jateng yang dipengaruhi facebook. Dia ketemu orang intens, dipengaruhi, lalu mempersiapkan diri jadi 'pengantin'. Peristiwa dua perempuan ke Mako Brimob, lalu bom Kampung Melayu," tuturnya.

"Jadi pengaruh sosmed dalam konteks menguatnya kampanye terorisme, menjadi persoalan besar buat kita," sambungnya.

Baca Juga: Balik Indonesia, Ini Permintaan Ridwan Kamil, Orang Pertama yang Dia Temui...

Memang untuk saat ini sudah tidak mudah mencari akun atau media yang pro terhadap ISIS. Tidak seperti beberapa tahun lalu yang sangat gampang ditemui. Namun, berkurangnya propaganda ini tak serta merta simpatisan ISIS di Indonesia redup.

"Maka kewajiban kita juga mengisi media sosial ini dengan narasi-narasi kebaikan untuk mengcounter mereka. Ibarat sungai, ini harus diairi dengan air yang jernih, jangan dengan limbah karena akan berbahaya," pungkasnya.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terkini