Apa Itu Frugal Living? Konsep Hidup Hemat Demi Capai Financial Freedom?

Apa Itu Frugal Living? Konsep Hidup Hemat Demi Capai Financial Freedom? Kredit Foto: Flickr.com

Frugal living adalah istilah yang merujuk kepada konsep hidup hemat di mana seseorang sadar akan kondisi keuangannya dengan cara fokus terhadap prioritasnya. Pengelolaan uang pada prioritas merupakan fokus dari konsep hidup hemat yang ditawarkan frugal living ini. Dalam arti lain, memprioritaskan kebutuhan dari pada keinginan karena tujuannya adalah meminimalisir pengeluaran atas pembelian impulsif guna dijadikan investasi atau dana darurat di masa depan.

Terkadang, frugal (orang yang menjalani praktik frugal living) sering diberi cap sebagai orang yang pelit. Faktanya, gaya hidup frugal living dan pelit merupakan dua hal yang berbeda karena orang dengan gaya hidup pelit lebih membeli barang yang murah dengan kualitas yang buruk atau bahkan tidak membelinya sama sekali, sedangkan frugal akan memilih barang dengan harga yang lebih mahal, namun memiliki kualitas yang baik sehingga barang tersebut dapat dipakai untuk jangka lama. 

Selain itu, konsep frugal living juga kerap disamakan dengan gaya hidup minimalis. Padahal kedua hal ini bukanlah hal yang sama. Frugal living menekankan gaya hidup dengan menemukan nilai uang dalam setiap pengeluaran. Misalnya, menggunakan kupon diskon atau promo ketika ingin membeli sesuatu, tanpa mengurangi kualitas barang tersebut. Sedangkan, gaya hidup minimalis menekankan kepada penggunaan barang seminim mungkin, misalnya mereka hanya memiliki satu sepatu olahraga.

Baca Juga: Apa Itu Digital Nomad? Konsep Kerja Sambil Healing?

Konsep frugal living cocok diterapkan di kondisi saat ini, mengingat Covid-19 yang sudah memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat, seperti pemotongan gaji. Banyak masyarakat yang berusaha berhemat agar dapat bertahan di kondisi ini, salah satunya dengan menerapkan frugal living.

Lantas, bagaimana cara menerapkan frugal living agar dapat hidup lebih hemat?

1. Mencatat Prioritas

Mencatat priotitas pengeluaran sangatlah diperlukan. Hal ini bertujuan agar Anda tidak mengeluarkan uang untuk hal-hal yang tidak penting. Dalam menjalani frugal living, Anda juga harus memberi batasan antara keinginan dan kebutuhan sehingga uang yang dikeluarkan dapat dikelola dengan baik.

2. Tidak Mengikuti Tren

Sebagai frugal, Anda harus mengesampingkan tren-tren yang tengah terjadi. Perlu diingat bahwa tren tidak akan ada habisnya. Tren akan selalu bermunculan silih berganti.

3. Membandingkan Barang

Sebelum berbelanja, ada baiknya Anda melakukan reseach harga barang yang ingin Anda beli di toko online agar Anda dapat membandingkan harga yang lebih murah dengan kualitas yang sama.

4. Mengatur Pengeluaran Biaya Makanan

Mengatur apa yang dikonsumsi sehari-hari akan mengurangi jumlah pengeluaran. Walaupun makanan di sekitar tempat Anda bekerja tergolong murah, namun akan lebih hemat dan sehat jika Anda memasaknya sendiri karena sehat juga merupakan aset yang penting dalam frugal living

5. Menabung dan Investasi

Berbeda dengan orang yang tidak menerapkan frugal living yang berpikir untuk jangka pendek, frugal cenderung berikir untuk jangka panjang dalam mengelola pendapatan dan pengeluaan mereka. Dibandingkan membeli self-reward barang impuls setiap kali setelah gajian, frugal cenderung menabung dan menginvestasikan uang tersebut sehingga memberikan proteksi keuangan yang aman di masa depan. Dengan cara ini, frugal pun dapat mencapai financial freedom.

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini