Ramai di Twitter, Ada Apa Dengan Erick Thohir?

Ramai di Twitter, Ada Apa Dengan Erick Thohir? Kredit Foto: Rakyat Merdeka

Nama Erick Thohir kembali menjadi sorotan netizen khususnya netizen di Twitter. Pagi tadi, Kamis 9 Juni 2022 hastag #NegaraTidakButuhErickThohir menjadi perbincangan hangat warganet dan selama beberapa jam sempat menjadi trending Twitter nomor 1 Indonesia. Lantas ada apa dengan Erick Thohir? 

Diketahui, Erick Thohir menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara Indonesia sejak tahun 2019. Di tahun 2022 ini artinya Erick Thohir telah menjabat selama 4 tahun. Sudah banyak program dan hasil kerja Erick Thohir, namun belakangan ini banyak masyarakat dan warganet yang menilai Erick Thohir tidak bekerja dengan semestinya. 

Kilas balik pada kasus kelangkaan minyak goreng dan harga bahan pokok mengalami kenaikan, yang hingga kini harganya pun belum stabil di pasaran. Warganet menilai Erick Thohir tidak bisa mengurus permasalahan ini dengan baik. 

"Itu menteri2 tugasnya apa sih..woii harga2 di pasar pada naik gila2an ga ada gitu yang mau jadi pahlawan normalin harga mulai dari cabai, sayuran, bawang2an. #NegaraTidakButuhErickThohir Butuhnya harga pangan normal jangan pada sibuk pasang baliho dah" cuit netizen @***s****5

Baca Juga: Ajang Formula E Sukses Tanpa Sponsor BUMN, "Ini Artinya Indonesia Tidak Butuh Erick Thohir"

"Supply sedikit dan permintaan banyak maka harga naik. Kalau pembuat kebijakan memaksa menurunkan harga maksimum (harga eceran tertinggi/HET) maka petani akan sangat kena dampaknya. #NegaraTidakButuhErickThohir #UUDirancangOligarki" tulis netizen @**e*****n

Tidak hanya permasalahan tersebut, masyarakat juga menilai Erick Thohir memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi dan pencitraan dan melakukan kampanye terselubung menjelang Pilpres 2024 lewat foto-foto beliau di baliho serta iklan foto Erick Thohir di mesin-mesin ATM yang mana masyarakat dan warganet menilai hal tersebut justru menghambat untuk bertransaksi. 

"Jangan memanfaatkan fasilitas negara, BUMN digunakan seperti parpol untuk pencitraan diri," kata Politisi PDIP, Masinton. 

Lebih lanjut, baru-baru ini Pertamina dan PLN mengalami kerugian yang jumlahnya tidak sedikit yakni mencapai Rp 191,2 triliun untuk Pertamina sementara PLN mengalami kerugian sebesar Rp 71,1 triliun. Kerugian ini terjadi karena imbas belum naiknya tarif listrik di tengah lonjakan harga komoditas batu bara. Di ambang kebangkrutan ini, Erick Thohir diminta untuk fokus mengurus Pertamina dan PLN. Namun masyarakat dan warganet justru menyayangkan sikap Erick Thohir yang dinilai asik “berkampanye” ke berbagai daerah tapi lupa dengan kewajiban utamanya sebagai Menteri BUMN.

Baca Juga: Orang BUMN Disebut-sebut Jadi Dalang Aksi FPI Gadungan, Said Didu Kaget Setengah Mati: BUMN Sudah Jadi Parpol?

Masalah kerugian Pertamina dan PLN ini bukanlah masalah yang bisa dianggap "enteng" dan belum ada jalan keluar yang pasti. Jika dibiarkan terus maka imbasnya kedua perusahaan plat merah tersebut akan menaikan harga BBM dan listrik, yang justru membuat masyarakat akan semakin terbebani. 

Mulyanto selaku anggota komisi VII DPR RI juga menanggapi terkait perusahaan plat merah tersebut "Menteri BUMN harus fokus pada isu-isu strategis BUMN, jangan gagal fokus dan lupa tugas dan fungsi. Yang saya amati Menteri BUMN ini gagal fokus. Sering mengangkat isu-isu kecil remeh-temeh seperti soal toilet SPBU, pawang hujan, dan lainnya ketimbang mendalami isu besar strategis seperti soal kebakaran kilang Pertamina, lifting migas."

"Perusahaan Plat Merah dijabat oleh pengusaha bukannya kian baik malah kian amburadul demi kepentingan syahwat politik dan oligharki dan yang lebih parah parah Yang Terhormat @DPR_RI bungkam. #NegaraTidakButuhErickThohir #NegaraTifakButuhErickThohir" kata salah satu netizen menanggapi kasus Pertamina dan PLN. 

"Kenapa BUMN gak di listing kan di bursa efek, agar lebih terbuka laporan keuangannya, agar rakyat bisa membaca laporan keuangan. masa BUMN meraup rugi melulu, agar rakyat tau apa penyebabnya contoh PLN apa penyebabnya merugi.#NegaraTidakButuhErickThohir" tulis akun @***L***

"Lahan diagunkan, asset diasong, tenaga WNI diabaikan, TKA diberi lowongan, harga dinaikkan, kekayaan negara dan kedaulatan menjadi “alat bayar” untuk majikan oligarki. #NegaraTidakButuhErickThohir #UUDirancangOligarki" tulis akun @ma***a*****

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini