Relawan Anies dan Ganjar Harus Dengar! Hensat: Sebelum Tiket Capres Didapat Relawan Jangan Adu-aduan Dulu

Relawan Anies dan Ganjar Harus Dengar! Hensat: Sebelum Tiket Capres Didapat Relawan Jangan Adu-aduan Dulu Kredit Foto: Rakyat Merdeka

Pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio menilai bahwa seharusnya para relawan calon presiden (Capres) non partai, seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Gatot Nurmantyo bersatu terlebih dahulu untuk memastikan tiket maju kompetisi Pilpres 2024.

"Sebelum tiket Capres didapat, mestinya relawan Anies, Gatot, dan Ganjar bersatu dulu, pastikan tiket Capres gak dilahap petinggi Parpol," ujar Hensat--sapaan akrab Hendri Satrio--dikutip dari akun Twitternya, Senin (13/6/2022).

Seperti diketahui bahwa setiap orang yang ingin mencalonkan diri sebagai presiden harus melalui partai politik atau gabungan partai politik. Seseorang tak bisa mengikuti kompetisi Pilpres apabila tidak diusung oleh parpol.

Baca Juga: Diusung Partai NasDem, Surya Paloh Tunjuk Anies Baswedan Sebagai Kandidat Capres?

Apalagi, tiket pencalonan presiden juga dipengaruhi oleh ambang batas atau presidential threshold 20 persen. Setiap parpol yang ingin mengusung capres harus memenuhi 20 persen suara nasional. Sejauh ini hanya PDI Perjuangan yang memenuhi syarat tersebut. Sisanya, bisa mencalonkan presiden jika berkoalisi dengan total suara minimal 20 persen.

Berdasarkan sejumlah lembaga survei, Anies dan Ganjar menjadi sosok paling potensial maju menjadi capres 2024. Namun, keduanya saat ini belum memiliki tiket untuk berlaga di Pilpres nanti.

Pasalnya, Anies Baswedan tidak memiliki partai politik. Ia harus mencari dukungan parpol terlebih dahulu jika mau maju di Pilpres.

Baca Juga: Parpol Harus Sadar! Ganjar Didukung Mayoritas Rakyat Indonesia

Sementara itu, Ganjar Pranowo yang merupakan kader PDI Perjuangan sampai saat ini masih menunggu restu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk diusung menjadi capres. Restu itu menjadi sulit ketika harus bersaing dengan Puan Maharani yang merupakan anak kandung Megawati dan petinggi partai.

Geliat Puan ingin menjadi capres pun sudah terlihat. Bahkan, sejumlah petinggi PDI Perjuangan banyak yang mendukungnya.

Terkait kondisi ini Hensat pun menjelaskan bahwa relawan Ganjar dan Anies yang sering bertengkar di media sosial harus bersatu merebut tiket capres 2024. Jika tidak, tiket tersebut akan dimonopoli oleh para petinggi parpol seperti Airlangga Hartarto, Prabowo Subianto, Puan Maharani, hingga Muhaimin Iskandar. Mereka pun terlihat juga ingin maju di Pilpres mendatang.

Baca Juga: Sebut Pendukung Ganjar Harus Tetap Waspada, Guntur Romli: Dulu Ahok Juga Kuat di Survei, Kemudian Datang Anies

"Bila kelak calon presidennya cuma Prabowo, Airlangga, dan Puan, semua relawan itu bakal pilih siapa? Kita juga, bakal pilih siapa?" tegas Hensat.

"Makanya saran ya, antar relawan Capres non elite parpol jangan adu-aduan dulu, nasibnya sama, jangan salah lawan!" sambungnya.

Sebelumnya diketahui bahwa relawan Ganjar dan Anies kerap bersitegang di dunia maya. Keduanya, saling menjelek-jelekan jagoan yang didukungnya.

Baca Juga: Peluang Ganjar Pranowo Dipinang Parpol Lain untuk Pilpres 2024, PDIP Beri Komentar Menohok!

Belakangan ini, mereka bersitegang meributkan Formula E dan deklarasi dukungan Anies yang dilakukan oleh sejumlah orang mengatasnamakan FPI Reborn. Ganjarist (relawan Ganjar) dengan cepat menuduh Anies didukung oleh kelompok organisasi pro khilafah.

Sebaliknya, relawan Anies menuduh Ganjarist yang berada di balik deklarasi settingan itu. Mereka menganggap Ganjarist sengaja melakukan operasi hitam untuk menguatkan sentimen publik terhadap Anies yang pro kelompok Islam ekstrimis.

Terkait

Terpopuler

Terkini