Heboh Nasi Padang Babi, Presiden Islamic Mumbai Turun Tangan Beber 4 Ayat Al Quran Terkait Orang Islam Haram Makan Babi

Heboh Nasi Padang Babi, Presiden Islamic Mumbai Turun Tangan Beber 4 Ayat Al Quran Terkait Orang Islam Haram Makan Babi Kredit Foto: Instagram

Babiambo, restoran nasi padang yang menyediakan lauk daging babi menjadi polemik di masyarakat. Kemunculan lauk rendang daging babi itu tentu saja membuat warga Minang geram karena tidak sesuai falsafah agama Islam yang mengharamkan babi untuk dikonsumsi.

Para ulama sepakat mengkonsumsi daging babi hukumnya haram untuk umat Islam. Dilansir dari aboutislam.net, Presiden Islamic Research Foundation Mumbai, Zakir Naik, menjelaskan beberapa alasan mengapa babi haram dikonsumsi.

Allah ? jelas mengharamkan Babi untuk dikonsumsi. Poin-poin berikut menjelaskan berbagai aspek larangan babi.

Alquran melarang konsumsi daging babi di tidak kurang dari empat ayat yang berbeda. Larangan babi disebutkan dalam surat Al Baqarah ayat 173, Al Maidah ayat 3, Al Anam ayat 145, dan An Nahl ayat 115. Sebagai contoh dalam surat Al Maidah ayat 3 disebutkan:

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, dan (daging) hewan yang disembelih bukan atas (nama) Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan (diharamkan pula) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan pula) mengundi nasib dengan azlam (anak panah) (karena) itu suatu perbuatan fasik.

Baca Juga: Belum Usai Kontroversi Nasi Padang Babi, Pendeta Gilbert Klaim Semua Jenis Makanan yang Pakai 'Bak' Itu dari Babi Contohnya Bakmi

Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka, tetapi takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Aku sempurnakan agamamu untukmu, dan telah Aku cukupkan nikmat-Ku bagimu, dan telah Aku ridai Islam sebagai agamamu. Tetapi barang siapa terpaksa karena lapar bukan karena ingin berbuat dosa, maka sungguh, Allah Mahapengampun, Mahapenyayang.”

Lihat Sumber Artikel di Republika Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Republika.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terpopuler

Terkini

Populis Discover