Titip Kain Kafan ke Ridwan Kamil, Nenek Eril Cerita: Dia Lahir di Benua Amerika, Musibah di Eropa, Dimakamkan di Asia

Titip Kain Kafan ke Ridwan Kamil, Nenek Eril Cerita: Dia Lahir di Benua Amerika, Musibah di Eropa, Dimakamkan di Asia Kredit Foto: Istimewa

Nenek Emmeril Kahn Mumtadz, Tjutju Sukaesih tak bisa menyembunyikan sedih dan dukanya atas wafatnya cucu tercinta.

Ibunda Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu mengaku sejak hari pertama mendapat kabar Eril hilang, tidak pernah berhenti berdoa agar jenazah Eril muncul di permukaan Sungai Aare, Swiss.

"Alhamdulillah ya Allah. Saya mengharapkan dan mendoakan Eril bisa muncul ke permukaan. Karena dia lahir di benua Amerika dan kejadian (tenggelamnya Eril) ini di benua Eropa. Dan takdirnya seperti yang kita saksikan. Tapi saya mohon, saya bilang bisa dikuburkan di benua Asia, dan di Indonesia khususnya," ujarnya dengan suara yang berat dan bergetar di depan pusara Eril usai prosesi pemakaman di Desa Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6/2022). 

Setelah jenazah cucu tercintanya tiba di tanah air, dia merasa doanya didengar dan dikabulkan oleh Allah.

"Dan sekarang kita saksikan tempat Eril dikuburkan dan kita doakan semuanya. Dan itulah yang ingin saya sampaikan bahwa doa saya telah terkabul," katanya. 

Baca Juga: Heboh Nasi Padang Babi, Presiden Islamic Mumbai Turun Tangan Beber 4 Ayat Al Quran Terkait Orang Islam Haram Makan Babi

Kasih sayang Tjutju Sukaesih kepada Eril secara tersirat sungguh amat mendalam. Karena itu, dia menyiapkan kain kafan khusus dan diberikan ke Ridwan Kamil sesaat setelah dirinya mendengar kabar jenazah Eril ditemukan.

"Dan saya telah menitipkan kain kafan kepada anak saya, agar pada saat di Swiss untuk mengkafani dia," katanya.

Lihat Sumber Artikel di Akurat Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Akurat.

Selanjutnya
Halaman

Terkait

Terkini