Ramai Tren Koalisi Partai Politik, Sebenernya Apa Itu Koalisi Parpol? Pentingkah Untuk Pilpres 2024?

Ramai Tren Koalisi Partai Politik, Sebenernya Apa Itu Koalisi Parpol? Pentingkah Untuk Pilpres 2024? Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Belakangan ini kita melihat banyak sekali partai-partai politik yang membentuk dan tergabung dalam koalisi. Visioner koalisi pertama kali adalah tiga partai polituk yang membuat koalisi KIB (Kabinet Indonesia Bersatu) pada Mei 2022. Sebenernya apa itu koalisi parpol? Pentingkah untuk pilpres 2024?

Dengan dibuatnya koalisi KIB tentu akan mempengaruhi koalisi parpol selanjutnya. Pun koalisi partai politik bukan hal baru, melansir dari rumahpemilu.org, di tahun 2004 pada pasangan SBY-JK hanya didukung oleh 3 partai, efeknya koalisi bagi partai politik lain untuk bergabung kembali dibuka. Begitu pun pada pasangan Jokowi-JK di tahun 2014 di mana jumlah dukungan kurang dari jumlah maksimal persyaratan, sehingga memaksa presiden tepilih untuk menata ulang koalisi dengan melibatkan partai politik di luar pendukungnya pada saat pemilu untuk bergabung.

Jadi, koalisi partai politik adalah sekumpulan partai politik yang tergabung bersama untuk memenangkan pemilu dan kekuasaan. Dalam membentuk koalisi partai politik tentu tidaklah mudah, pasalnya mereka harus menyamakan ideologi partai dan bekerja sama karena koalisi partai politik ini bersifat sukarela (volunteer) untuk memenangkan ajang pemilu.

Baca Juga: Rocky Gerung Ungkap Siasat Koalisi Semut Merah, Untuk Cari Modal?

Baca Juga: PKB Ajak Demokrat dan NasDem Gabung Koalisi Semut Merah

Lalu apakah koalisi partai politik sangat penting? Dengan keterlibatan koalisi partai politik untuk mengusung presiden dan wakilnya sangat sangatlah penting untuk mendukung program yang akan dikampanyekan oleh Presiden ketika pemilu, bukan hanya itu sebagai koalisi partai politik juga harus memahami visi misi capres dan cawapres. 

Lebih lanjut, ada 3 arena partai politik dalam berkoalisi yang sudah kami himpun dari rumahpemilu.org yaitu:

1. Koalisi dibentuk pada arena pemilu dengan orientasi utama bersama-sama memenangkan pemilu.

Koalisi dibentuk dalam angka memenuhi syarat sebagai peserta pemilu. UU 7/2017 misalnya, menjadikan syarat minimal kursi 20gi partai politik untuk mencalonkan presiden dan wakil presiden. Bagi partai politik yang memiliki kursi 20at mencalonkan sendiri tanpa harus berkoalisi dengan partai politik lainnya. Jika tidak, maka diwajibkan untuk berkoalisi dengan partai politik lainnya untuk mencapai jumlah dukungan minimal 20% kursi DPR.

2. Koalisi dibentuk pada arena pemerintahan dengan motif untuk menjalankan roda pemerintahan bersama-sama.

3. Koalisi dibentuk pada arena perumusan kebijakan dengan tujuan untuk membentuk atau menghasilkan kebijakan atau undang-undang tertentu.

Terkait

Terpopuler

Video Pilihan

Populis Discover

Terkini