Tragis, Pengakuan OPM Usai Bunuh Anggota Brimob Orang Asli Papua: Kami Terpaksa Butuh Senjata Demi Tiga Juta Orang...

Tragis, Pengakuan OPM Usai Bunuh Anggota Brimob Orang Asli Papua: Kami Terpaksa Butuh Senjata Demi Tiga Juta Orang... Kredit Foto: Jubi.co.id

Rebut Senpi hingga Bacok Aparat

Peristiwa pembunuhan ini sebelumnya terjadi di Nabua, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada Sabtu (18/6/2022) sore. Ketika itu Diego tengah mendampingi Danki Brimob Yon D Wamena, AKP R menembak sapi di Napua.

Usai menembak sapi, AKP R kemudian menitipkan senjata api yang dibawanya kepada Diego. Tiba-tiba orang tak dikenal atau OTK datang dan langsung menganiaya korban dengan menggunakan senjata tajam serta mengambil senjata api yang dibawanya.

"Belum diketahui siapa pelakunya, karena masih didalami anggota di Wamena," kata Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri di Jayapura, Sabtu (18/6) malam.

Baca Juga: Anti Intoleran dan Korupsi, Grace Natalie Tegaskan PSI Nggak Mau Dukung Anies di Pilpres 2024, Warganet: Ada Buktinya?

Adapun dua pucuk senpi yang dibawa oleh pelaku, yakni jenis AK101 dan SSG08 (sniper)

Lihat Sumber Artikel di Suara.com Artikel ini merupakan kerja sama sindikasi konten antara Populis dengan Suara.com.

Tampilkan Semua
Halaman

Terkait

Terkini